News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Karbohidrat dan Kolesterol: Bisa Baik, Bisa Buruk, Tergantung Jenisnya

Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GIZI DAN KESEHATAN - Ilustrasi makanan cepat saji yang diunduh dari situs bebas royalti Pexels. Karbohidrat dapat memengaruhi kadar kolesterol dan lipid darah lainnya secara positif atau negatif.

Konsumsi beragam makanan sehat jantung. Kombinasi biji-bijian utuh kaya serat, kacang-kacangan, buah, sayuran, protein tanpa lemak, dan lemak sehat terbukti paling berdampak pada kadar kolesterol.

Tetap aktif bergerak. Olahraga rutin membantu menurunkan trigliserida, meningkatkan HDL (kolesterol baik), serta mendukung manajemen berat badan dan sensitivitas insulin.

Perbanyak minum air. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hidrasi yang cukup dikaitkan dengan kadar HDL yang lebih tinggi.

Periksa lipoprotein(a). Lipid yang dipengaruhi genetik ini kurang responsif terhadap perubahan pola makan, sehingga mungkin memerlukan dukungan lain seperti statin.

Fokus pada konsistensi, bukan angka tertentu. Genetik dan metabolisme memengaruhi "titik acuan" LDL setiap orang. Dalam praktik klinis, seorang pasien bisa menurunkan LDL sebesar 70 mg/dL dalam tiga bulan, sementara orang lain hanya 30 mg/dL dengan diet yang sama.

Karbohidrat bisa berdampak baik maupun buruk pada kolesterol — tergantung jenis mana yang lebih sering Anda konsumsi. Namun karbohidrat saja tidak akan menyebabkan kadar kolesterol yang tidak sehat. "Dampak nutrisi pada kolesterol lebih tentang pola makan secara keseluruhan, bukan hanya satu makanan," kata Haire. Lebih efektif untuk melihat diet Anda secara holistik dan mempertimbangkan faktor gaya hidup lainnya seperti olahraga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini