News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bursa Capres

Ganjar Pranowo Respons Dewan Kopral yang Dibentuk GP Mania untuk Saingi Loyalis Puan: Tahan Diri

Penulis: garudea prabawati
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. Loyalis Puan Maharani membuat Dewan Kolonel, sedangkan Loyalis Ganjar Pranowo membuat Dewan Kopral, kuda-kuda menuju Pilpres 2024.

Dia menilai, dalam konteks alam demokrasi, yang menjadi penentu kemenangan Pemilu adalah suara rakyat.

Sehingga, menurut Noel, suara elite yang diakomodasi melalui Dewan Kolonel pasti kalah.

“Karena biar bagaimanapun, kolonel dan kopral, lebih banyak kopral. Nah suara buat pemilu dalam konteks demokrasi, itu ditentukan oleh quantity, nah quantity ini lebih banyak kopral dibanding kolonel kan," kata dia.

Sorotan pengamat soal isu rivalitas Ganjar dan Puan

Ketua DPR RI, Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Dok. tim Puan Maharani via KOMPAS.com/KOMPAS.com Mochamad Sadheli)

Baca juga: Ikuti Arahan Ganjar Pronowo Agar Tahan Diri, Relawan: Dewan Kopral Tidak Berubah

Kepala Departemen Sosial Politik Fiskom Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Putri Hergianasari, menanggapi soal sikap Ganjar Pranowo.

Putri menyampaikan, Ganjar sampai saat ini masih menahan diri karena politik balas budi.

“Di partai politik, ternyata patron-client masih kental. Dia berusaha patuh kepada Ketua Umum PDI-P Megawati, meski juga mencoba melihat peluang maju dalam Pilpres 2024," ungkapnya.

Dirinya menyarankan agar Ganjar sebaiknya segera menentukan sikap terkait pencalonan dalam Pemilihan Presiden 2024.

“Kalau Ganjar dikatakan 'kemajon', tapi semua orang berhak mencalonkan dan dicalonkan, meski untuk menang butuh strategi dan pilihan yang matang," terangnya.

Namun di lain sisi sikap Ganjar yang terus 'berkampanye' melalui media sosial, dianggap kelebihan oleh Putri.

Hal tersebut dilakukan Ganjar, dengan situasi tak leluasa dalam internal PDIP.

"Ini kan kelebihan Ganjar, dia tahu kalau dideskreditkan di PDI-P, maka terus bermanuver dan getol bermain medsos agar pangsa pemilih yang telah digarapnya, semakin loyal dan hapal dengan dirinya," pungkasnya.

(Tribunnews.com/ Garudea Prabawati/ Chaerul Umam) (Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya/Dian Ade Permana)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini