News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Potret Pasar Palmerah: Tertib dan Rapi Saat Prabowo Datang, Malam Ini Kembali Semrawut

Penulis: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEMBALI SEMRAWUT - Situasi di sekitar Pasar Palmerah, Jakarta, selepas Isya, malam ini, Jumat (13/2/2026) terlihat kembali normal. Terlihat pedagang menggelar dagangan hingga memakan badan jalan, sebagian duduk di bangku kayu rendah di samping tumpukan plastik dan keranjang.

Aktivitas ekonomi memang hidup, tetapi penataan kembali longgar. Pasar Palmerah kembali ke "setelah pabrik": padat, dan semrawut.

Harapan masyarakat

Warga dan para pengguna jalan yang kerap melintas di kawasan Palmerah, Jakarta berharap lalu lintas tertib tak hanya saat Presiden Prabowo Subianto hendak melintasi kawasan tersebut.

Pasalnya, selama ini kawasan Palmerah menjadi salah satu titik kemacetan parah.

Utamanya karena aktivitas pasar yang sampai berjualan di bahu jalan dan banyaknya angkot ngetem.

"Harusnya ya setiap hari kayak gini kan enak enggak macet. Coba kalau hari biasa kan yang dagangnya pada sampai ke tengah jalan," ujar Ade, pengendara ojol yang kerap melintas di kawasan Palmerah.

Hal senada disampaikan Dadang. Sebagai warga Palmerah, ia mengaku sudah lelah dengan kemacetan yang kerap terjadi di kasasan tersebut.

"Kalau pagi sama sore di sini tuh parah banget macetnya karena banyak yang dagang. Semoga aja bisa terus diatur kayak gini jalannya biar enggak macet," kata dia.

Pasar Palmerah

Pasar Palmerah sendiri merupakan salah satu pusat ekonomi tradisional bersejarah di Jakarta yang telah berdiri sejak era kolonial Belanda (Batavia). 

Terletak secara strategis di Jalan Palmerah Barat, perbatasan antara Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, pasar ini berada tepat di seberang Stasiun KRL Palmerah, menjadikannya titik kumpul utama bagi para komuter dan warga lokal. 

Meskipun bangunan fisiknya telah mengalami revitalisasi besar-besaran pada tahun 1999 menjadi gedung bertingkat, pasar ini tetap mempertahankan karakteristik "pasar rakyat" yang kental dengan interaksi sosial yang hangat antar pedagang dan pembeli.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini