“Bukan pesimistis, tapi saya memberi tahu fakta dan kenyataan," lanjutnya.
3. Tetap ingin bantu rakyat
Ahok didatangi penjual kerak telor saat datang ke Lapangan Banteng. (Youtube/Panggil Saya BTP)
Meski terlihat sangat yakin tidak akan kembali ke dunia politik yang telah membesarkannya, Ahok tetap ingin berbuat untuk rakyat luas dengan caranya sendiri.
Ahok mengatakan, membantu masyarakat menjadi motivasi terbesarnya saat menjadi seorang pemimpin.
“Saya mau menjadi pejabat publik karena saya mempunyai empati. Saya punya belas kasihan sama orang yang saya enggak bisa lakukan pakai uang saya. Uang saya enggak cukup bantu orang begitu banyak,” kata dia.
Kini, meski ia tidak lagi menjadi pejabat, Ahok mengaku akan tampil menghibur banyak orang dengan menjadi seorang penghibur di televisi, baik membawakan acara, komedi, ataupun musik.
“Host saya jangan ditahan-tahan lagi, jadi host, ya ngelawak lah, saya nyanyi agak lumayan, lah,” kata dia.
Apakah keyakinan Ahok tentang karier politiknya akan terbukti?
Tanggapan Syafii Maarif
Dewan Penilai Roosseno Award, Buya Syafii Maarif menilai kalau karier Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di politik belum berakhir.
Sebab menurut tokoh Muhammadiyah in, Ahok dipenjara bukan karena kasus kriminal, melainkan karena politik.
Baca: Ahok Bicara Tentang Peluangnya Jadi Menteri Kabinet Jokowi-Maruf Amin
Dilansir dari Kompas.com, Ahok berpendapat kalau karier perpolitikan dan pemerintahannya tampak tidak akan ada kelanjutan lagi.
Hal ini disampaikan Ahok dalam acara pemberian penghargaan Roosseno Award IX di Roosseno Plaza, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).
Dalam kesempatan itu, Ahok menyebut karier politiknya sudah selesai.