"Hari ini launching Perpres 68 2022 tentang kegiatan vokasi revitalisasi SMK. Pendidikan vokasi dan ini adalah payung dari kerja sama antara sekolah-sekolah dengan pihak swasta," jelas Airlangga.
Melalui kerja sama ini, pihak swasta akan mendapatkan suntikan dana dari pemerintah dalam rangka menyediakan program-program pemagangan.
"Nah ini menunjukkan bahwa swasta sangat tertarik untuk bekerja sama menggunakan skema ini dan saya berharap ke depan para lulusan SMK bisa, karena sekarang dalam pendidikannya sebagian melakukan pemagangan atau apprenticeship di industri sehingga diharapkan pada saat lulus mereka sudah langsung siap kerja," lanjutnya.
Aturan ini juga bertujuan mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan.
Kerja sama internasional juga akan dibangun berkat dari aturan baru ini.
"Tentu ini kerja sama dengan Jerman ya. Sehingga model di Jerman kan Pendidikan SMK pendidikan vokasi pendidikan Politeknik itu menjadi bagian daripada pendidikan," jelas Airlangga.(tribun network/fah/ras/dod)