"Terbukti semua, bahwa bisa menyembuhkan, sesuatu yang ajaib. Yang merupakan kearifan lokal yang harus kita angkat sebagai tradisi yang unggul," katanya, dikutip dari TribunnewsBogor.
Hendropriyono mengalami sakit pada bagian dengkulnya.
"Dengkul saya sakit seperti orang tua seumur saya, udah dekat 80-an," katanya.
Baca juga: PABOI: Pengobatan ala Ida Dayak Perlu Dibuktikan Secara Ilmiah
Setelah diobati Ida Dayak, dengkul Hendropriyono tak sakit lagi.
"Dengkul sakit, sekarang gak lagi, sembuh," katanya.
Senada, menantu Hendropriyono yang juga mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa juga mengakui keahlian Ida Dayak.
"Kita lihat sendiri, dia punya skil kalau dilihat dari jam terbang sudah banyak sekali," katanya.
Andika juga mengakui keterampilan Ida Dayak dalam mengidentifikasi penyakit pasiennya.
"Identifikasi masalah cepat sekali, langsung memutuskan ini 2 menit atau 7 menit, begitu banyak jam beterbang yang beliau lakukan," kata Jenderal Andika Perkasa.
Untuk itulah menurutnya Ida Dayak sangat berguna bagi masyarakat.
"Ini sangat berguna untuk masyarakat," ujarnya.
2. Tanggapan IDI
Terkait pengobatan Ida Dayak, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Adib Khumaidi, Sp.OT memberi tanggapan.
Dikatakan Adib, pengobatan alternatif paling sering ditemukan sebagai upaya terakhir yang dilakukan pasien untuk mencari kesembuhan.