News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Terungkap Dewi Astutik Bersama Pacarnya WN Pakistan saat Ditangkap di Kamboja

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BURON INTERPOL - Gembong narkoba internasional bernama Dewi Astutik alias Mami (42) akhirnya tiba di Tanah Air pada Selasa (2/12/2025) malam setelah ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan, Dewi ditangkap saat bersama pacarnya seorang warga negara Pakistan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelarian gembong narkoba Dewi Astutik alias Mami alias Paryatin berakhir di Kamboja setelah petugas gabungan lintas negara intensif melakukan pengejaran.

Saat diamankan Dewi Astutik sedang bersama seorang laki-laki.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan sosok laki-laki itu ialah pacarnya.

"Lelaki tersebut diakui sebagai WN Pakistan dengan panggilan Abdul Halim yang diduga sebagai pacar Dewi Astutik alias Paryatin," ungkapnya kepada wartawan Rabu (3/12/2025).

Menurutnya, identitas lelaki masih terus dilakukan penyelidikan oleh Pol Kamboja.

Komjen Suyudi menegaskan Dewi Astutik merupakan DPO negara Korea Selatan.

Baca juga: Dewi Astutik Jadi Perekrut Jaringan Perdagangan Narkotika Asia Afrika Sejak 2023

Saat ini BNN juga melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Korea pasca tertangkapnya Iqbal WNI rekrutan Dewi Astutik di Jeju Korea oleh Bea Cukai Korsel.

Diketahui, gembong narkotika Dewi Astutik alias Mami alias Paryatin sudah dua tahun menjadi perekrut jaringan perdagangan narkotika Asia-Afrika sejak 2023 dan peluncuran kurir pada awal 2024.

Hal itu berdasarkan pendalaman sementara terhadap Dewi Astutik.

Dewi Astutik mengedarkan narkoba ke sejumlah negara di antaranya Indonesia, Kamboja, Laos, Hongkong, Korea Selatan, Brasil, Ethiopia.

Dipulangkan ke Indonesia

Dewi Astutik gembong narkoba jenis sabu ditangkap di area lobi hotel di Sihanoukville, Kamboja.

Penangkapan aktor utama penyelundupan dua ton sabu senilai Rp5 triliun itu terjadi pada Senin (1/12/2025).

Selain itu, Dewi Astutik masuk dalam jaringan Golden Triangle dan Golden Crescent.

Berdasarkan hasil analisis, selain Dewi terdapat nama lainnya seperti gembong narkoba lain yakni Freddy Pratama.

Seusai diamankan, Dewi dipindahkan ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas dan penyerahan resmi antar otoritas.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini