TRIBUNNEWS.com - Pertemuan Eggi Sudjana dan Joko Widodo (Jokowi) di kediaman mantan Presiden di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026), masih menjadi sorotan.
Dalam kesempatan itu, Eggi disebutkan meminta maaf kepada Jokowi atas gugatan dugaan ijazah palsu.
Namun, narasi itu dibantah podcaster Mikhael Sinaga yang mengaku mendapat cerita secara langsung dari Eggi, soal pertemuan tersebut.
Mikhael mengaku sempat berkomunikasi lewat telepon dengan Eggi sehari setelah pertemuan itu, Jumat (9/1/2026).
"Waktu hari Jumat ya kemarin ya, hari Jumat itu saya menelepon Bang Eggi Sudjana. Kamis kan ada pertemuan itu, Kamis ada pertemuan, Jumat-nya saya telepon," kata Mikhael di kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senin (12/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Eggi mengatakan ia tidak pernah menyampaikan meminta maaf kepada Jokowi, melainkan memberi nasihat.
Baca juga: Hakim Binsar Gultom Pertanyakan Roy Suryo Cs Gugat Ijazah Jokowi: Kan Sudah Bermanfaat untuk Negara
Kepada Mikhael, Eggi mengungkapkan ia meminta kepada Jokowi agar tak membuat gaduh terkait kasus dugaan ijazah palsu.
Namun, tak dijelaskan secara rinci apa nasihat Eggi kepada Jokowi.
Eggi mengaku akan menyampaikan hal tersebut pada Jumat (16/1/2026) besok.
"Nah, pertanyaannya yang kedua, apakah di situ ada permintaan maaf? Bang Eggi Sudjana mengatakan ke saya tidak ada permintaan maaf," ujarnya.
"Bahkan Bang Eggi Sudjana memberi nasihat kepada Joko Widodo untuk bagaimana caranya supaya perkara ini tidak membuat gaduh."
"Nah, apa yang dia katakan dalam nasihatnya itu juga bukan saya yang harus mengatakan, tetapi Bang Eggi janji akan menyampaikan itu di hari Jumat," tambahnya.
Diketahui, Eggi datang berkunjung ke rumah Jokowi bersama Damai Hari Lubis.
Pertemuan itu disebut-sebut difasilitasi dan didampingi oleh dua polisi aktif dari Bareskrim Polri.
Narasi yang mengatakan adanya permintaan maaf kepada Jokowi saat bertemu di Kota Solo beberapa waktu lalu, turut dibantah Damai Hari Lubis.
Baca tanpa iklan