News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polemik Saiful Mujani

Saiful Mujani Minta Prabowo Diturunkan, Bisakah Dimaknai sebagai Dugaan Makar?

Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENDIRI SMRC - Foto Saiful Mujani, pendiri pendiri lembaga survei dan riset bernama Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC). Saiful meminta Presiden Prabowo Subianto agar dijatuhkan lantaran dinilai tidak bisa dinasihati.

Dalam forum halal bihalal, Saiful mengkritik Prabowo dan menginginkan sang kepala negara diturunkan. Dia menilai Prabowo sudah tidak bisa diberi masukan agar pemerintahannya menjadi lebih baik.

"Presiden ini betul-betul sudah tidak presidensial,” kata Saiful.

“Jadi, jangan berharap kita memberi masukan-masukan untuk dia agar lebih baik. Dan itu tidak baik juga. Cuman, untungnya, orang ini nggak akan denger gitu,” ujarnya.  

“Tidak ada alternatif yang lain. Apalagi seperti yang sudah saya katakan tadi. Presiden itu sudah tidak presiden, gitu, loh,” kata Saiful.

Menurut Saiful, menggulingkan kepala negara lewat pemakzulan atau impeachment akan susah lantaran proses itu dilakukan oleh MPR. Dia merasa para anggota dewan tidak bisa diharapkan.

“Oleh karena itu, bukan impeachment yang membesar forum seperti ini. Tidak ada alternatif yang lain. Apalagi seperti yang saya katakan tadi. Presiden itu sudah tidak presiden, gitu, loh,” ujarnya.

Menurut dia, alternatifnya bukan pada prosedur pemakzulan secara formal karena hal seperti itu tidak akan berjalan.

“Yang jalan hanya ini. Bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo?” tanya Saiful yang kemudian mendapat tepuk tangan dari peserta forum.

PENGAMAT POLITIK - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus pengamat politik, Saiful Mujani. (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

Lalu, Saiful kembali mengatakan keinginannya agar Prabowo digulingkan lantaran, menurut dia, mantan Danjen Kopassus itu memang sudah tidak bisa dinasihati.

“Hanya itu. Kalau menasihati Prabowo, enggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itu bukan menyelamatkan Prabowo, Itu menyelamatkan diri kita dan bangsa ini. Terima kasih,” kata dia.

(Tribunnews/Febri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini