“Kalau ingin berkuasa, tunggu momentum demokrasi di 2029 nanti. Buktikan kapasitas dan gagasan. Jangan merusak kepercayaan publik dengan cara-cara yang tidak bermartabat,ngebet banget pingin berkuasa” pungkasnya.
Sebelumnya pengamat politik senior Saiful Mujani memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang ramai diperbincangkan publik soal ajakan menurunkan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan bentuk makar, melainkan bagian dari ekspresi sikap politik dalam demokrasi.
Baca juga: Seskab Teddy Respon Seruan Saiful Mujani “Jatuhkan Presiden Prabowo
Klarifikasi tersebut merespons beredarnya video yang viral di media sosial. Dalam video Saiful Mujani menyebutkan bahwa salah satu cara untuk menyelamatkan bangsa adalah dengan melengserkan Prabowo Subianto dari jabatan Presiden RI.
Baca tanpa iklan