Sesuai dengan firman Allah swt pada QS. Al-Baqarah : 183
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa
Perintah berpuasa ini Allah wajibkan untuk orang yang beriman agar bertakwa. Berpuasa adalah salah satu pembuktian yang menunjukan keimanan dan ketakwaan kita.
2. Melatih Kesabaran
Rasulullah SAW sangat menekankan kepada umatnya untuk bersabar pada saat berpuasa dengan tidak boleh berkata kotor dan melakukan hal-hal lain yang membatalkan ibadahnya.
Dalam suatu hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
وإذا كانَ يَوْمُ ضَوْم أَحدكم فلا يرفتُ وَلا يَصْحَبُ فَإِنْ سَابُهُ أَحَدٌ أو قائلهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ
Artinya:
"Jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah berkata-kata kotor dan jangan pula bertindak bodoh. Jika ada seseorang yang mencelanya atau mengganggunya, hendaklah mengucapkan: sesungguhnya aku sedang berpuasa." (HR Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Langkah Utama Memperbaiki Kualitas Puasa di Bulan Ramadan, Hadirkan Hati saat Berdzikir
3. Menghapuskan Dosa
Setipa manusia rasanya tidak lepas dari dosa, tapi bukan berarti membuat kita menyerah mendapatkan ampunan dari Allah swt.
Bahkan, Allah menyediakan sarana-sarana amalan yang dapat menghapus dosa kita. Salah satunya dengan menjalankan ibadah puasa ramadhan
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Baca tanpa iklan