News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Ramadan, Bulan Reparasi Hati dan Momentum Memperbaiki Akhlak

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Ayu Miftakhul Husna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan haus.

Lebih dari itu, puasa merupakan sarana untuk memperbaiki hati dan akhlak manusia.

Melalui ibadah ini, setiap muslim diajak untuk melakukan refleksi diri serta memperbaiki sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Sofyan Lestaluhu dalam Tayangan Mutiara Ramadan di kanal YouTube Tribunnews, menyebutkan puasa hadir untuk memberikan sentuhan yang baru terhadap kepribadian, akhlak, dan tingkah laku manusia.

Puasa juga disebut sebagai bulan reparasi, yaitu waktu untuk memperbaiki hati, menata kembali sikap, serta meningkatkan kualitas akhlak.

Dalam kehidupan manusia, terdapat tiga tingkatan akhlak yang dapat menjadi cerminan kepribadian seseorang.

"Ada tiga tingkatan kepribadian atau akhlak kita yang dapat kita soroti di dalam kehidupan ini," kata Sofyan Lestaluhu, dikutip pada Kamis (5/3/2026).

Tingkatan pertama adalah akhlakul hasanah.

Akhlak ini tercermin ketika seseorang membalas kebaikan orang lain dengan kebaikan yang sama.

Tingkatan kedua adalah akhlakul karimah.

Pada tingkatan ini, seseorang tidak hanya membalas kebaikan dengan kebaikan yang sama, tetapi dengan kebaikan yang lebih besar dari yang diterimanya.

Baca juga: Amalan yang Dianjurkan saat Itikaf dan Keutamaannya di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Adapun tingkatan ketiga adalah akhlakul azimah.

Tingkatan ini menunjukkan akhlak yang lebih tinggi, yakni ketika seseorang tetap membalas dengan kebaikan meskipun orang lain berbuat zalim, memfitnah, atau melakukan kejahatan terhadap dirinya.

"Akhlakul azimah ini apabila orang lain melakukan suatu kejahatan kepada kita, menzalimi kita, memfitnah kita, berbuat suatu kejahatan dan kezaliman terhadap kita, namun kita tidak pernah membalasnya dengan kejahatan yang sama, dengan tidak kembali memfitnah orang itu, dengan tidak kembali melakukan suatu kemungkaran kepada orang itu, namun kita tetap membalasnya dengan kebaikan," jelasnya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini