Di Kota Semarang, PKBI Jateng kerjasama dengan Dinas Pendidikan melakukan perluasan pendidikan kespro ke 16 sekolah, setelah piloting di 3 SMP dan 1 MTsN.
Sementara di Kabupaten Rembang, dengan Disdik melakukan perluasan pendidikan kespro ke 28 sekolah.
Menurutnya, Rembang menjadi salah satu daerah di Jawa Tengah dengan angka perkawinan usia dini yang cukup tinggi selain Wonosobo, Grobogan, dan Brebes.
Pencegahan perkawinan anak di Rembang melibatkan banyak pihak antara lain KPAD (kelompok perlindungan anak desa), permberdayaan ekonomi di desa dan memastikan pendidikan kespro di sekolah dan layanan kesehatan reproduksi ramah remaja. Selain itu juga memastikan keterlibatan remaja dalam setiap tahapan. (tim)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ada 3.865 pasangan Menikah di Bawah Umur di Jawa Tengah, Alasan Terbanyak Hamil di Luar Nikah
Baca tanpa iklan