TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR- Dua kelompok pemuda di Paccerakkang, Makassar, terlibat tawuran di saat para warganya membatasi diri dan tinggal di dalam rumah menghindari covid-19.
Mereka tawuran di sekitar Perumahan Yayasan Gubernur, Jl Paccerakkang, Biringkanaya, Senin (6/4/2020) malam.
Aksi saling lempar batu bahkan beberapa diantaranya menggunakan anak panah tak bisa terhindarkan.
Warga yang merasa terganggu pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.
Tak lama berselang personil TNI-Polri pun membubarkan perkelahian kelompok pemuda ini.
Bhabinkamtibmas Paccerakkang, Aiptu I Nyoman Sukada, menuturkan, perkelahian kelompok bermula karena adanya dua kelompok anak muda yang sementara berselisih paham.
Baca: Cegah Penyebaran Covid-19, ASN Dilarang Mudik Lebaran, Bagi yang Nekat Akan Diberi Sanksi Tegas!
Baca: Kemnaker Bagikan 180 Ribu Masker Buatan BLK Se-Indonesia
Baca: Sejumlah Remaja yang Diduga Keroyok dan Bakar Transgender di Cilincing Dikenal Sering Berbuat Onar
Baca: 5 Penyebab Banyak Nyamuk di Kamar, Salah Satunya Kamar yang Gelap
"Akibat perkelahian ini, masyarakat di sekitar lokasi merasa ketakutan kemudian Ketua RW 01 Drs Dirham Kambe menghubungi bhabinkamtibmas Paccerakkang dan polsek Biringkanaya," ucapnya.
Bhabinkamtibmas bersama Babinsa Paccerakkang bersama piket fungsi turun ke lokasi untuk membubarkan perkelahian kelompok tersebut.
"Diketahui perumahan Yayasan Gubernur merupakan tempat bergaulnya anak-anak muda dari luar sehingga memancing anak-anak muda yang lain hingga terjadi perkelahian kelompok," tutupnya. (Alfian)
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Abaikan Pembatasan Sosial Covid-19, Dua Kelompok Pemuda Malah Tawuran di Paccerakkang,