Ia mengaku memasrahkan semua kepada Allah yang mengendalikan alam.
Faqihudin diketahui sebagai alumni SMPN 3 Ngunut.
Selepas SMP ia melanjutkan di SMK Sore jurusan Otomotif.
Setelah masuk TNI AL, dia sekolah khusus kapal selam dan memegang bagian mesin, seperti jurusannya saat sekolah.
Baca juga: Cerita Markonis Asal Madiun Saat Dirinya Puluhan Tahun Menyelam Bersama KRI Pasopati
Ada dua warga Kecamatan Ngunut di dalam Kapal Nanggala 402.
Selain Faqihudin, ada pula Sertu (Ttu) Ardi Ardiansyah (25), warga Dusun Jenon, Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut.
Ardi diketahui baru empat bulan menikah.
“Terakhir Ardi pulang 4 April kemarin bersama istrinya,” ucap pamannya, Marjuni.
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Ada Dua warga Ngunut Tulungagung di KRI Nanggala, Orang Tua Minta Didoakan di Setiap Masjid,