Korban merasa ditipu lantaran pelaku FHS selalu menghindar saat diminta alamat rumah Andi.
"Korban ditipu setelah meminta alamat Andi tapi tidak diberitahu," terangnya.
Mantan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya ini menambahkan, berdasarkan pengakuan pelaku setidaknya sudah ada tujuh korban yang ditipu dengan modus sama yakni membuka aura negatif.
Sedangkan, pelaku wanita adalah residivis yang pernah di penjara dengan kasus yang sama, pada 2010.
"Pelaku (FHS) mantan TNI dari pengakuannya ada tujuh korban dengan modus sama," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Mengaku Bisa Buka Aura Wajah, Pasutri asal Sidoarjo Pasang Tarif Belasan Juta, 7 Orang Tertipu
(TribunJatim.com/Mohammad Romadoni)
Berita lainnya seputar kasus penipuan.