News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

FAKTA Guru Ngaji di Magelang Cabuli dan Rudapaksa 4 Murid, Modus hingga Pengakuan Tersangka

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pelecehan - MS (31), guru ngaji di Magelang cabuli dan rudapaksa 4 muridnya. Satu di antaranya tengah mengandung anak tersangka, usia kandungan memasuki 4 bulan.

TRIBUNNEWS.COM - MS (31), guru ngaji di Magelang, Jawa Tengah, tega melecehkan dan merudapaksa muridnya.

Dari hasil penyelidikan, ada empat anak di bawah umur yang menjadi korban kebejatan tersangka.

Bahkan, satu di antaranya, yakni W (18) tengah mengandung anak MS.

Usia kandungan W saat ini memasuki 4 bulan.

Aksi bejat tersangka dilakukan sejak Desember 2021 sampai Mei 2022 di rumahnya, di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Kasus ini terungkap setelah keluarga W membuat laporan ke polisi.

Baca juga: Oknum Guru Ngaji di Magelang Cabuli 4 Siswinya, Salah Satu Korban Hamil 4 Bulan

3 Tahun Mengajar Ngaji

Melansir Tribun Jogja, Kasat Reskrim Polres Magelang, AKP Setyo Hermawan mengatakan, tersangka sudah mengajar mengaji sejak tiga tahun lalu.

Ada sekira 90 anak yang mengaji di rumah tersangka.

MS diketahui bekerja sebagai petani dan sudah memiliki istri dan anak.

"Setiap melakukan tindakan asusila terhadap muridnya, tersangka selalu memastikan istrinya tidak berada di rumah," katanya, Selasa (12/7/2022).

Diketahui, setiap hari Sabtu atau Minggu, istri tersangka selalu pulang ke rumah orangtuanya.

Modus Tersangka

Modus tersangka untuk melancarkan aksi bejatnya yakni dengan membuat tugas piket kebersihan setelah mengaji.

Muridnya diminta untuk merapikan peralatan mengaji, mengepel, atau menyapu.

Kemudian, tersangka mengambil kesempatan tersebut untuk melecehkan dan merudapaksa korban.

Tersangka MS saat dihadirkan dalam konferensi pers di lobi depan Mako Polres Magelang, Selasa (12/07/2022). Guru ngaji di Magelang cabuli dan rudapaksa 4 muridnya, satu di antaranya hamil. (TribunJogja.com/Nanda Sagita Ginting)

Baca juga: 6 Fakta Direktur PDAM Kota Solo Cabuli Siswi SMA, Modus Usir Makluk Halus dan Dilakukan Belasan Kali

"Di mana, tindakan pencabulan dan pemerkosaan dilakukan tidak dalam satu waktu terhadap semua korban, tetapi bertahap."

"Dua korban dilecehkan dan dua orang lagi disetubuhi, satu di antaranya hamil 4 bulan," ungkap Setyo.

Kepada korban W, modus yang dilakukan tersangka yakni mengaku bisa memperbaiki sifat yang tidak baik pada korban.

"Kemudian tersangka mengajak korban masuk ke kamarnya dan selanjutnya tersangka menyetubuhi korban di kamar tersebut."

"Setelah kejadian tersebut, tersangka kemabali menyetubuhi korban hingga tiga kali," paparnya.

Pengakuan Tersangka

Di hadapan polisi dan awak media, tersangka mengakui perbuatannya.

Baca juga: Modus Pijat Bisa Bikin Pintar dan Menang Lomba, Dukun di Salatiga Cabuli PelajarĀ 

Dia berdalih tidak bisa membendung hawa nafsunya, dilansir Kompas.com.

MS mengaku, sang istri kadang kala menolak jika diminta untuk melayaninya.

"Saya punya nafsu, kadang istri enggak mau meladeni, jadi saya lampiaskan ke anak-anak itu," ujar MS.

Ilustrasi pelecehan - MS (31), guru ngaji di Magelang, Jawa Tengah tega melecehkan dan merudapaksa empat muridnya. (Serambi Indonesia/Net)

Dia juga berdalih perbuatannya itu untuk memperbaiki akhlak anak didiknya.

"Contohnya, ada bapak atau ibunya memasrahkan anaknya (korban), 'tolong dibenerin akhlaknya (yang) kadang marai nesu (membuat marah)."

"Terus saya omongin (nasehati) tapi kok saya kebablasan nafsu," terangnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Modus Oknum Guru Ngaji di Magelang Lakukan Tindak Asusila pada 4 Murid, Satu Orang Diantaranya Hamil

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJogja.com/Nanda Sagita Ginting, Kompas.com/Ika Fitriana)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini