News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Joe Biden Diteriaki Aktivis saat Pidato di Aula Sebuah Kampus di Washington: Anda Terlibat Genosida!

Penulis: Muhammad Barir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden

Joe Biden Diteriaki Aktivis saat Pidato di Aula Sebuah Kampus di Washington: Anda Terlibat Genosida!

TRIBUNNEWS.COM- Presiden Amerika Serikat Joe Biden menghadapi protes dari beberapa orang saat sedang berbicara di aula Universitas Everytown's Gun Sense di Washington pada Rabu (12/6/2024).

Di tengah-tengah pidato, Joe Biden harus menghadapi protes banyak orang yang menyebut Joe Biden telah terlibat dalam Genosida di Gaza.

Pengunjuk rasa kepada Joe Biden: ‘Anda terlibat dalam genosida’

Seorang pengunjuk rasa menyela pidato Presiden AS Joe Biden dalam sebuah konferensi di Washington, mengkritik sikapnya terhadap perang Israel di Gaza, Anadolu Agency melaporkan.

Insiden itu terjadi pada konferensi tahunan pencegahan kekerasan senjata di Washington, DC.

Hadirin menyela pidato Biden, sambil berteriak, “Anda terlibat dalam genosida” di Gaza, “berhenti mengirim senjata ke Israel”.

Biden menghentikan pidatonya sejenak dan kemudian berusaha menenangkan hadirin.

“Teman-teman, tidak apa-apa. Lihat, mereka peduli. Anak-anak yang tidak bersalah telah hilang. Mereka benar,” kata Biden.

Namun kemudian, pengunjuk rasa digiring oleh petugas keamanan keluar aula Universitas Washington.

Sejak 7 Oktober, Israel telah mengobarkan perang di Gaza, yang mengakibatkan sekitar 122.000 korban warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Lebih dari 10.000 hilang.

Pengunjuk Rasa Menyela Pidato Presiden

Pengunjuk rasa pro-Palestina menyela pidato Presiden AS Joe Biden dan menyalahkannya karena "terlibat dalam genosida" di Gaza yang terkepung.

“Anda terlibat dalam genosida,” teriak seorang pengunjuk rasa ketika Biden menyampaikan pidato pada hari Selasa di Universitas Gun Sense Everytown di Washington DC, TRT World melaporkan.

Presiden tersebut telah menghadapi gelombang protes di seluruh negeri mengenai penanganannya terhadap perang genosida Israel di Gaza, dan sering kali menjulukinya sebagai "Genosida Joe".

Banyak pejabat juga mengundurkan diri sebagai bentuk protes.

Selain menewaskan puluhan ribu warga Palestina, dalam pembantaian yang terjadi di Gaza sejauh ini, invasi Israel selama delapan bulan telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza di tengah blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan.

Rezim Zionis Israel dipersalahkan atas genosida di ICJ, yang keputusan terbarunya memerintahkan Tel Aviv untuk segera menghentikan operasinya di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum kota itu diserbu pada 6 Mei.

Pengunjuk Rasa ke Joe Biden: 'Anda terlibat dalam genosida,'

'Anda terlibat dalam genosida,' kata pengunjuk rasa pro-Palestina kepada presiden AS

Para pengunjuk rasa dikawal keluar ruangan setelah mereka menyela pernyataan Joe Biden.

Pengunjuk rasa pro-Palestina pada hari Selasa menyela pidato Presiden AS Joe Biden dan menuduhnya “terlibat dalam genosida” di Jalur Gaza.

"Anda terlibat dalam genosida," teriak seorang pengunjuk rasa ketika Biden menyampaikan pidato di Universitas Gun Sense Everytown di Washington DC.

Kerumunan mencemooh dan meneriakkan "empat tahun lagi" untuk menenggelamkan mereka, saat para pengunjuk rasa dikawal keluar ruangan.

"Teman-teman, tidak apa-apa. Lihat, mereka peduli. Anak-anak yang tidak bersalah telah hilang. Mereka menyampaikan pendapatnya," kata Biden.

Protes atas Penanganan Konflik Gaza

Presiden telah menghadapi gelombang protes di seluruh negeri mengenai penanganannya terhadap konflik Gaza.

Israel melanjutkan serangan brutalnya di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Kampanye militernya telah menewaskan lebih dari 37.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih banyak lagi.

Delapan bulan setelah perang, sebagian besar wilayah Gaza hancur akibat blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan.

Israel dituduh melakukan genosida di ICJ, yang keputusan terbarunya memerintahkan Tel Aviv untuk segera menghentikan operasinya di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum diserbu pada 6 Mei.

(Sumber: Middle East Monitor, Anadolu Ajansi)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini