Setelah diteliti ternyata hama tersebut berasal dari Amerika Selatan.
Kedua, adanya perubahan keinginan suatu hama terhadap sasaran tanaman baru.
Keinginan hama terhadap sasaran tanaman baru ini biasanya disebabkan program pembangunan pertanian secara besar-besaran.
Karena suatu hama yang hidup pada lingkungan yang baru dan mencoba sasaran tanaman yang baru dan mengalami kecocokan akibatnya hama menjadi meledak semakin besar.
Ketiga, adanya perubahan biologi pada tanaman.
Perubahan biologi ini dimaksudkan adanya perubahan pada suatu tanaman dari segi bentuk tanaman sampai ke kualitas hasil tanaman.
Perubahan ini mengakibatkan para pemulia tanaman terkadang melupakan ketahanan tanaman terhadap suatu hama.
Keempat, adanya perubahan teknologi tanaman. Seiring pembangunan pertanian yang semakin digalakkan oleh pemerintah terutama diawali dengan pembukaan lahan untuk pertanian.
Lingkungan yang dulunya dalam keadaan ekosistem stabil dengan banyaknya keanekaragaman hayati akhirnya menjadi berkurang.
Selain pembukaan lahan pertanian penggunaan pestisida merupakan suatu ilmu teknologi yang dianggap solusi efektif dan efisien.
Akibatnya dampak negatif dari penggunaan pestisida semakin terasa terutama di dalam pertanian, kesehatan dan lingkungan.
Kelima, adanya perubahan keinginan konsumen yang semakin tinggi.
Kebutuhan manusia pada taraf yang tinggi mengakibatkan selera terhadap kebutuhan yang berkualitas.
Pada negara-negara maju banyak konsumen yang mengiginkan produk yang bebas dari hama.
Hal ini mengakibatkan petani berbondong-bondong membasmi segala bentuk organisme yang ada pada tanaman.
Baca tanpa iklan