News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Tabungan Pensiun dan Bursa Saham yang Sedang Jatuh

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

INDEKS SAHAM JATUH - Sejak 22 Mei 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi pasar saham dengan kinerja paling buruk di dunia sepanjang tahun ini. Indeks saham turun 26,79 persen sejak Januari, turun lebih dalam melampaui kejatuhan indeks saham Kenya yang minus 24,10 persen dan bursa saham India yang minus 11,51 persen.

Ini Bukan Uang Perusahaan

Satu hal yang harus selalu diingat: uang yang dikelola dana pensiun dan perusahaan asuransi bukan milik perusahaan itu. Ia adalah titipan. Premi yang dibayar seorang buruh pabrik setiap bulan. Potongan gaji seorang guru selama 25 tahun. Uang itu dikumpulkan dengan satu janji: akan ada saat dibutuhkan dan akan tumbuh dengan aman.

Kebijakan menaikkan batas saham mungkin punya niat baik untuk menstabilkan pasar. Tapi niat baik tidak menghapus kenyataan bahwa jika pasar terus jatuh kerugiannya tidak akan ditanggung oleh pemerintah atau regulator yang membuat kebijakan.

Kerugiannya akan ditanggung oleh jutaan peserta dana pensiun dan pemegang polis yang tidak pernah dimintai pendapatnya. Pasar modal Indonesia butuh investor yang kuat. Tapi investor yang kuat bukan yang dipaksa masuk ke pasar yang sedang jatuh.

Mereka adalah yang masuk karena perhitungan risikonya memang mendukung keputusan itu. Saat ini perhitungan itu belum dibuktikan secara memadai. Dan itulah yang seharusnya menjadi perhatian kita semua.

*) Artikel ini ditulis oleh Jeffry Fauzan, S.E., mahasiswa Manajemen Risiko, MM Universitas Indonesia bersama Dr. Dewi Hanggraeni, MBA, CA, CACP, GRCE, CRM, Dekan FEB Universitas Pertamina dan Komisaris Independen PT Bukit Asam Tbk.

 

 

 

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini