Tribun

Empat Kantor Bea Cukai Ini Terima Penghargaan dari BNNP Kalimantan Barat

Keempat kantor tersebut ialah Bea Cukai Entikong, Bea Cukai Pontianak, Bea Cukai Sintete, dan Bea Cukai Jagoi Babang.

Editor: Content Writer
zoom-in Empat Kantor Bea Cukai Ini Terima Penghargaan dari BNNP Kalimantan Barat
dok. Bea Cukai
Dengan diterimanya penghargaan dari BNNP Kalbar, diharapkan semangat Bea Cukai dalam menggagalkan penyelundupan narkotika dan memperkuat jalinan sinergi antara kedua instansi akan terus meningkat. 

TRIBUNNEWS.COM - Atas peran aktif dalam upaya penggagalan penyulundupan narkotika di wilayah Kalimantan Barat, empat kantor Bea Cukai terima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat (BNNP Kalbar). Keempat kantor tersebut ialah Bea Cukai Entikong, Bea Cukai Pontianak, Bea Cukai Sintete, dan Bea Cukai Jagoi Babang.

"Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Polisi Budi Wibowo kepada para kepala kantor," ungkap Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, pada Selasa (11/08/2022).

Ia berharap dengan diterimanya penghargaan dari BNNP Kalbar, akan meningkatkan semangat Bea Cukai dalam menggagalkan penyelundupan narkotika dan memperkuat jalinan sinergi antara kedua instansi.

"Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan BNNP Kalbar dengan penyerahan penghargaan tersebut. Semoga Bea Cukai dan BNN dapat terus bersinergi meminimalisir penyelundupan narkotika di negara ini, karena permasalahan narkotika di Indonesia saat ini memiliki ancaman dan dampak yang luar biasa bagi keamanan dan keselamatan bangsa," ujar Hatta.

Menurutnya, kejahatan narkotika sangat berbeda dengan kejahatan barang larangan dan pembatasan (lartas) lainnya, karena narkotika selain memiliki dampak kerusakan yang dapat mengancam keamanan dan kesejahteraan negara, kejahatan ini juga merupakan kejahatan yang direncanakan, dilakukan secara sistematis, terorganisir, dan melibatkan jaringan lintas negara atau lebih dari satu negara, sehingga dalam penanganannya dibutuhkan metode dan strategi yang juga luar biasa.

"Permasalahan ini menjadi tantangan bagi Kementerian Keuangan dalam hal ini Bea Cukai dalam melaksanakan perannya sebagai community protector. Selain menjalankan fungsi tersebut, penindakan narkotika yang dilancarkan Bea Cukai juga untuk mendukung perekonomian yang efektif dan kontributif," sebutnya.

"Hal itu diwujudkan dengan pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, peningkatan kerja sama nasional dan internasional dalam pencegahan dan penanganan kejahatan transnasional, serta peningkatan kapasitas pengawasan dan efektivitas penegakan hukum berbasis lima pilar (follow the goods, follow the money, follow the transporter, follow the documents, and follow the people). Untuk itu kami terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BNN," tutupnya.(*)

Ikuti kami di
berita POPULER
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas