Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Bisnis

Wapres JK Akui Ada 1,5 Juta Ton Beras Impor Masuk Indonesia

"Anda bisa baca itu, kurang lebih (jumlahnya) satu setengah juta ton," ujar JK.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Wapres JK Akui Ada 1,5 Juta Ton Beras Impor Masuk Indonesia
Tribunnews/HERUDIN
Pekerja membersihkan beras Bulog asal Vietnam di salah satu toko di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, Selasa (28/1/2014). Beras impor ilegal asal Vietnam ditemukan masuk ke PIBC. Masuknya beras impor ilegal asal Vietnam, akan merusak produksi petani dalam negeri. Namun, Bea dan Cukai merilis beras tersebut diimpor secara legal karena ada izin Kementerian Perdagangan. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beras impor dari berbagai negara saat ini sudah masuk ke Indonesia melalui sejumlah pelabuhan.

Demikian kata Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), kepada wartawan di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2015).

JK mengakui jumlah beras yang diimpor dari sejumlah negara itu tidaklah sedikit.

"Anda bisa baca itu, kurang lebih (jumlahnya) satu setengah juta ton," ujar JK.

JK mengingatkan, bahwa pada tahun ini Indonesia sempat dilanda gelombang panas El Nino yang berkepanjangan.

Gelombang panas itu menyebabkan sejumlah masalah, mulai dari kekeringan hingga kebakaran hutan.

Bencana tersebut telah mengganggu panen beras di sejumlah wilayah, menurut Jusuf Kalla pemerintah harus mengantisipasi bila ternyata panen beras kurang mencukupi kebutuhan dalam negri. Pemerintah harus menghindari kekurangan beras, yang juga dapat membuat harga melambung.

Berita Rekomendasi

"Ini sekali lagi, karena masalah kekeringan, maka untuk meyakinkan atau memastikan bahwa cadangn beras cukup," terangnya.

Beras tersebut menurut Jusuf Kalla akan didistribusikan ke daerah-daerah yang terancam kekurangan beras. Namun Jusuf Kalla tidak merinci daerah mana saja yang akan dikirimi beras tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, diketahui beras impor tersebut sudah masuk di dua pelabuhan di Indonesia, yakni di Sulawesi Utara dan di DKI Jakarta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas