Menkop Ingin Pemda Bangun Pasar Tradisional yang Banyak
Tidak ada tempat lain yang representatif dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan selain pasar tradisional.
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga meminta agar para bupati dan walikota membangun atau merevitalisasi pasar tradisional sebanyak-banyaknya dan mengelolanya dengan cara modern. Sebab, hidupnya pasar tradisional merupakan cermin pertumbuhan ekonomi rakyat.
Puspayoga menegaskan tidak ada tempat lain yang representatif dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan selain pasar tradisional.
"Pasar moderen tidak boleh dilarang, namun pasar tradisional harus dikembangkan dan diberdayakan," ujar Menko, Minggu (18/9/2016).
Menteri mengemukakan pemerintah pusat memiliki program revitalisasi pasar melalui dana APBN. Dalam kaitan ini, Kemenkop UKM telah membangun 65 pasar tradisional. Namun, ditegaskan, membangun pasar tradisional merupakan juga tanggung jawab pemda.
Menkop bercerita, ketika menjadi Walikota Denpasar pada era 2000-an, dirinya membangun dan mengembangkan 43 pasar tradisional di sana.
"Sekarang, pasar tradisional di Denpasar itu sudah menjadi pusat turis di Bali. Itu karena pasar tradisional di sana dikelola secara baik dan kuncinya harus tetap menjaga kebersihan pasar", ungkap Puspayoga.