Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sri Mulyani Berharap Isu Rush Money Tak Jadi Kenyataan

Belakangan, ajakan untuk menarik uang secara besar-besaran dari bank pada 25 November marak di-share netizen media sosial.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Sri Mulyani Berharap Isu Rush Money Tak Jadi Kenyataan
Seno
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA— Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berkomentar soal gerakan penarikan uang secara besar-besaran atau rush money pada 25 November 2016 yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab di media sosial.

"Saya harap tidak terjadi," ujar Sri Mulyani usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Kamis (16/11/2016).

Belakangan, ajakan untuk menarik uang secara besar-besaran dari bank pada 25 November marak di-share netizen media sosial. Antara lain di Facebook dan di aplikasi Whatsapp.

Isu itu tersebar bersamaan dengan rencana aksi demonstrasi atas kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Padahal, kasus penistaan agama sudah diproses oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Ahok pun sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengomentari dingin isu gerakan penarikan uang secara besar-besaran atau rush money pada 25 November 2016 itu.

"Janganlah mengada-ada, itu namanya sudah mengalihkan langkah (politik) ke ekonomi," ujar Darmin.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menilai pihak-pihak yang menyebarkan gerakan rush money adalah orang-orang yang tidak mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

Sebab, isu politik yang saat ini sudah ada dalam proses hukum dikaitkan dengan ekonomi.

Penulis: Yoga Sukmana

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas