Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pembangunan Simpang Susun Semanggi Gunakan Teknologi Terbaru Bidang Kontruksi

Setiap pemasangan box girder hanya membutuhkan 60 - 80 menit tanpa mengganggu arus lalu-lintas di bawah jembatan

Pembangunan Simpang Susun Semanggi Gunakan Teknologi Terbaru Bidang Kontruksi
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Suasana malam kota Jakarta terlihat indah dengan warna-warni lampu LED yang terpasang di Simpang Susun Semanggi (SSS) di Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (27/7) malam. Jalan Simpang Susun Semanggi merupakan ikon baru dari ibukota Jakarta yang akan diresmikan pada 17 Agustus mendatang oleh Presiden Joko Widodo. Warna warni Lampu LED jalan ini untuk mempercantik wajah kota Jakarta. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Teknik dan Sistem Manajemen PT Wijaya Karya Beton Tbk, Sidiq Purnomo mengatakan, teknologi yang digunakan dalam pembangunan simpang susun Semanggi merupakan salah satu contoh kemajuan dunia konstruksi Indonesia.

Metode pembangunan jembatan lingkar Semanggi menggunakan sistem beton pracetak segmental box girder dengan metode erection pengangkatan dengan lifter yang diperkuat dengan prestressed.

"Metode ini dilakukan dengan merangkai segmen-segmen box girder dengan memanfaatkan gaya-gaya prategang atau prestressing forces,' kata Sidiq Purnomo di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Dengan teknologi ini, bisa didapatkan bentang panjang sampai dengan 80 meter tanpa kolom di bawahnya dan setiap box girder dicetak secara khusus dan presisi.

Baca: Seminggu Uji Coba, Simpang Susun Semanggi Dilintasi 50.000 Kendaraan per Hari

Setiap pemasangan box girder hanya membutuhkan 60 - 80 menit tanpa mengganggu arus lalu-lintas di bawah jembatan.

"Penggunaan teknologi pracetak ini dapat menghemat waktu pengerjaan proyek simpang susun Semanggi sehingga lebih berkualitas," katanya.

Dengan menggunakan teknologi jembatan terkini, proses pembangunan proyek bisa berjalan sangat cepat serta pembiayaannya bisa efisien.

Perencanaan awal, pembangunan simpang susun ditargetkan rampung dalam 540 hari atau sekitar 18 bulan.

Baca: Tanggapan Polisi Soal Habiburokhman Nyasar di Simpang Susun Semanggi

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas