Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Angkutan Barang di Tol Jakarta-Cikampek Dibatasi Mulai 16 Oktober

Jelang uji coba, minggu ini BPTJ akan melakukan sosialisasi melalui poster, spanduk ataupun brosur yang dipasan pada area kurang lebih 300 meter

Angkutan Barang di Tol Jakarta-Cikampek Dibatasi Mulai 16 Oktober
dok. Kementerian PUPR
Kemacetan parah terjadi pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek selama pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), pembangunan Light Rail Transit (LRT) dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah akan melakukan uji coba aturan pembatasan angkutan barang di ruas tol Jakarta - Cikampek.

Uji coba akan dilakukan pada 16 Oktober 2017 sampai 20 Oktober 2017 mendatang.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodabek (BPTJ) Bambang Prihartono menuturkan setelah melakukan pembahasan panjang, pembatasan akan diterapkan  pada pukul 06.00 sampai pukul 09.00 WIB.

Kendaraan yang dibatasi adalah Kendaraan Sumbu 4 dan kendaraan sumbu 5.

"Kami sepakat uji coba akan mengatur truk golongan 4 dan 5, tidak semua truk, uji mulai Senin 16 Oktober 2017, dilakukan 5 hari kerja," ucap Bambang saat ditemui di kantornya di kawasan MT Haryono, Jakarta Selatan, Kamis (5/10/2017).

Jelang uji coba, minggu ini BPTJ akan melakukan sosialisasi melalui poster, spanduk ataupun brosur yang dipasan pada area kurang lebih 300 meter sebelum masuk pintu tol.

Setelah uji coba kemudian pemerintah akan mengevaluasi hasil kinerja. Apabila masih banyak kekurangan dari uji coba, pemerintah siap melakukan uji coba dua minggu setelah evaluasi selesai dilakukan.

"Dari hasil uji coba kami butuh seminggu evaluasi, apakah uji coba ini masih ada hal-hal yang diperbaiki, maka nanti akan dilakukan uji coba tahap kedua," tutur Bambang.

Diharapkan jika aturan tersebut diterapkan kecepatan kendaraan akan meningkat dari saat ini 16 km perjam menjadi 20 km perjam sehingga kemacetan di jalur Cikampek dapat terurai.

"Jadi kebijakan ini bisa meningkat jadi 20 km per jam," pungkas Bambang.

Adapun ruas tol yang akan dilakukan uji coba mulai dari Gerbang Tol Kalihurip sampai dengan Gerbang Tol Bekasi Barat.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas