Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

MyCreditChain Korea Kini Resmi Terdaftar di Bursa ‘CoinOne Indonesia’

Sebelum terdaftar di bursa ‘Coinone Indonesia’ MyCreditChain pernah membuat rekor terjual habis dalam 3 hari di muka dengan metode IEO di bursa PIKCO

MyCreditChain Korea Kini Resmi Terdaftar di Bursa ‘CoinOne Indonesia’
HO
Token MCC yang diterbitkan MyCreditChain, penyedia aplikasi ‘Good Morning’, layanan jejaring sosial dengan cara reward, terdaftar di Bursa Kripto Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - MyCreditChain (CEO Kim Woo Sik), perusahaan penyedia aplikasi ‘Good Morning’, layanan jejaring social dengan cara reward berbasis Blockchain mengabarkan bahwa token MCC kini sudah resmi terdaftar di bursa ‘CoinOne Indonesia’ (Coinone Indonesia CEO Alan Song) di Jakarta, Indonesia per tanggal 11 Juni 2019.

Di ‘Coinone Indonesia’, ada sekitar 10 jenis transaksi kripto, termasuk Bitcoin dan Etherium, untuk pertama kalinya token MCC, yang dibuat oleh MyCreditChain, menjadi yang pertama menggunakan program DAPP.

Sebelum terdaftar di bursa ‘Coinone Indonesia’, MyCreditChain pernah membuat rekor terjual habis dalam tempo 3 hari di muka dengan  metode IEO di bursa PIKCO di Korea.

Jika Anda membuat dompet MCC di bursa ‘Coinone Indonesia’, akan menerima 50 MCC untuk 8,000 pelanggan yang datang pertama. Mereka memberi token MCC dengan cara pembayaran ‘Air Drop’ kepada pelanggan dengan jumlah atau volume pembelian bersih yang tinggi.

‘Coinone Indonesia’ akan mengundang ‘MyCreditChain’ secara khusus untuk acara ‘Crypto Chat’ yang diadakan di Indonesia pada akhir Juni. MyCreditChain sangat ingin mengambil kesempatan ini untuk menarik investasi di Indonesia. Pada bulan Juni dan Juli, mereka akan mengadakan pertemuan para investor dan mitra VIP lokal.

Baca: Honeywell Forge, Software untuk Ubah Operasional Bisnis, Sajikan Data Menjadi Informasi Intuitif

Kim Woo Sik, CEO MyCreditChainan dalam keterangan pers tertulisnya kepada Tribunnews mengatakan, potensi pertumbuhan ‘Good Morning’, SNS berbasis imbalan, sangat kuat di pasar 'jejaring sosial' di Indonesia.

"Melalui kemitraan dengan ‘Cash Tree’, yang memiliki lebih dari 16 juta pelanggan, kami mempromosikan pendaftaran ini untuk melengkapi ekosistem kripto yang mana pelanggan terdaftar dapat memutar menggunakan valuta lokal," ungkapnya.

Di sisi lain, MyCreditChain berupaya memajukan layanan canggih Korea tidak hanya dalam Block Chain dan bidang kripto yang berpusat pada platform distribusi data tetapi juga di bidang Pin-Tech, yang menunjukkan minat besar di Indonesia baru-baru ini.

MyCreditChain merupakan anak perusahaan dari Finger Group, yang terkenal dengan Pin-Tech.

Layanan ‘Good Morning’ disediakan sebagai layanan global, termasuk Indonesia, sebagai layanan jejaring sosial (SNS) yang mengkomunikasikan ‘biji’ dan ‘pesan’ yang dapat dibagikan pengguna sehari-hari dan selanjutnya dikonversi menjadi hadiah.

Layanan ‘Good Morning’ dapat mengirim dan menerima 'biji' dengan cara meninggalkan salam, dan ‘biji’ yang diterima diakumulasikan dan diubah menjadi 'buah' di aplikasi pada waktu tertentu. 'Buah' ini dapat digunakan dengan berbagai cara seperti membeli token MCC, Pulsa, dan berbagai barang.

Untuk dapat mendaftar sebagai pelanggan ‘Good Morning’ bisa dilakukan melalui ‘Cash Tree’ dan bisa mendapatkan poin ‘Cash Tree’ tambahan dan ‘Buah Good Morning’ ketika mendaftar layanan ‘Good Morning’ melalui aplikasi ‘Cash Tree’. 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas