Tribun Bisnis

BTN Masuk Indeks SRI-KEHATI Periode Mei-Oktober 2020

Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, BTN menggelar berbagai inovasi yang sejalan dengan prinsip keuangan berkelanjutan

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
BTN Masuk Indeks SRI-KEHATI Periode Mei-Oktober 2020
Tribunnews/Jeprima
Petugas teller PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menghitung uang kertas di Kantor Cabang Bank BTN Jakarta Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2020). Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam menyambut perayaan Idul Fitri 1441 H, Bank BTN mengalokasikan dana senilai Rp 12,5 triliun. Dana tersebut dianggarkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai yang diprediksi akan meningkat pada H-5 hingga H+3 Idul Fitri. Nasabah Bank BTN juga dapat memanfaatkan layanan mobile banking perseroan untuk memenuhi kebutuhannya selama perayaan Idul Fitri tanpa harus keluar rumah. Untuk nasabah yang harus datang ke kantor cabang, BTN akan memberlakukan operasional terbatas di sejumlah cabang di seluruh Indonesia. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Finance, Planning, & Treasury PT Bank Tabungan Negara (Persero), Nixon LP Napitulu mengatakan, BTN memiliki target akan menjadi bank terdepan dalam sektor perumahan dan mitra keluarga terpercaya yang menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut dalam menanggapi kembali masuknya BTN ke dalam indeks SRI-KEHATI untuk periode Mei hingga Oktober 2020.

Baca: Konsumsi BBM Lebaran Turun, Pertamina Tetap Siagakan Satgas

Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, BTN menggelar berbagai inovasi yang sejalan dengan prinsip keuangan berkelanjutan.

Menurut Nixon, kembali masuknya BTN dalam daftar indeks SRI-KEHATI menjadi bukti komitmen perseroan dalam keuangan berkelanjutan.

“Kami akan terus mempertahankan komitmen ini dan melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan pengelolaan manajemen berkelanjutan yang peduli terhadap lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik,” jelas Nixon dalam keteranga tertulis, Rabu (27/5/2020).

Nixon menjelaskan, salah satu upaya inovasi yang dilakukan BTN terkait manajemen berkelanjutan yakni meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang berorientasi pada keuangan berkelanjutan.

Perseroan pun tengah gencar meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait keuangan berkelanjutan.

“Kami juga terus memaksimalkan penggunaan digitalisasi pada proses dan operasi bisnis untuk mengefektifkan pemakaian berbagai sumber daya yang ada,” tutur Nixon.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI Riki Frindos mengatakan perusahaan yang terpilih masuk dalam indeks SRI-KEHATI merupakan entitas yang terbukti memiliki komitmen untuk melakukan upaya pengelolaan manajemen berkelanjutan.

Perusahaan tersebut dinilai telah menjalankan bisnis yang peduli terhadap lingkungan hidup, sosial, dan memiliki tata kelola yang baik.

Hadirnya indeksi ini, lanjut Riki, merupakan upaya untuk perbaikan pelestarian lingkungan dan pembangungan Indonesia berkelanjutan.

Upaya perbaikan dan pembangunan tersebut diharapkan juga dapat memberi dampak positif bagi dunia usaha di Indonesia.

Baca: Pemerintah Telah Periksa 278.411 Spesimen Terkait Covid-19 Hingga Hari Ini

Sebelumnya, BTN telah masuk dalam daftar Indeks SRI-KEHATI periode November 2019-April 2020.

Indeks SRI-KEHATI merupakan daftar perusahaan yang memiliki komitmen untuk melakukan upaya pengelolaan manajemen berkelanjutan yang peduli terhadap lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: BTN Kembali Masuk Indeks SRI-KEHATI

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas