Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PHRI Sebut Harus Ada Inovasi di Bisnis Perhotelan di Tengah Pandemi

PHRI menyebutkan, harus ada inovasi di bisnis perhotelan saat era new normal atau normal baru akibat dampak pandemi Covid-19.

PHRI Sebut Harus Ada Inovasi di Bisnis Perhotelan di Tengah Pandemi
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Petugas melakukan penerapan protokol kesehatan mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), di Hotel Mercure, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/6/2020). Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengatakan, saat ini hotel dan restoran siap menjalankan new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Asosiasi bahkan telah mengeluarkan protokol kesehatan detail agar menekan penyebaran Covid-19. Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional jumlah kunjungan atau tamu hotel dibatasi hingga 30 persen. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyebutkan, harus ada inovasi di bisnis perhotelan saat era new normal atau normal baru akibat dampak pandemi Covid-19.

Ketua Bidang Media dan Komunikasi BPP PHRI AB Sadewa mengatakan, situasi normal baru sekarang dengan protokol kesehatan menjadi tidak biasa untuk konsumen hotel.

"Di hotel banyak kebiasaan tidak biasa," ujarnya saat webinar, Rabu (15/7/2020).

Karena itu, pelaku usaha harus membuat sesuatu yang inovatif supaya tamu tetap mendapatkan kenyamanan meski ada protokol kesehatan.

"Buat nyaman dari sisi hotelnya. Kemarin, ketika kita makan siang di hotel disendokin masih canggung, jadi meningkatkan pengalaman tamu ini yang harus dilakukan dari hotel-hotel," kata Sadewa.

Di sisi lain, dia menambahkan, inovasi juga bisa dilakukan melalui pemesanan hotel dengan cara baru, misalnya melalui model kupon dan voucher.

"Ini disisi pemesanan harus menarik, harus ada cara pembayaran baru dari sisi hotel. Kita tahu pariwisata lagi dibawah banget, jadi sebetulnya kita dengan temen-teman travel agent bahu-membahu agar pariwisata tumbuh lagi," pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas