Tribun Bisnis

Klinker Produksi Semen Gresik Tembus Pasar China dan Malaysia

Saat ini SG baru memasok sekitar satu persen dari total kebutuhan klinkernya, dan tahun ini akan menargetkan 5 persen ekspor klinker ke China

Klinker Produksi Semen Gresik Tembus Pasar China dan Malaysia
ist
Pasca pandemi Covid 19, Semen Gresik (SG) akan menggenjot pasokan klinker atau produk setengah jadi semen ke pasar China yang kebutuhannya mencapai 18 juta ton/tahun. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pasca pandemi Covid 19, Semen Gresik (SG) akan menggenjot pasokan klinker atau produk setengah jadi semen ke pasar China yang kebutuhannya mencapai 18 juta ton/tahun.

Saat ini SG baru memasok sekitar satu persen dari total kebutuhan klinkernya, dan tahun ini akan menargetkan 5 persen ekspor klinker ke China.

“Di China proyek infrastuktur tetap dilanjutkan meski masih kondisi pandemi, sehingga kebutuhan bahan baku semen masih tinggi. Tahun lalu saja kebutuhannya mencapai 20 juta ton, namun diperkirakan saat pandemi turun mencapai 15-18 juta ton,” kata Senior Manager of Export Sales Semen Indonesia Group (SIG), Fifit Abriyanto kepada Tribunnews, Sabtu (25/9/2020).

Fifit menjelaskan, nilai ekspor produk klinker ke China dan Malaysia ditargetkan dapat mendatangkan devisa bagi negara senilai hingga ratusan miliar rupiah.

"Awal tahun ini, volume ekspor Semen Gresik sempat turun yang disebabkan pandemi dan proyek dredging yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan. Seiring dengan selesainya poyek tersebut dan penanganan pandemi oleh negara-negara di dunia terutama China, ekspor SG sudah mulai meningkat sejak Juni 2020," ungkapnya.

Baca: Operasikan Kantor Baru, PT Victoria Care Didorong Garap Pasar China

Baca: Neraca Dagang RI Surplus, Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 14.845 per Dollar AS

Baca: Kakek Diamankan dengan Remaja Berusia 22 Tahun di Hotel, Akui Sering Hubungan Badan

Siap bersaing dengan sejumlah negara eksportir semen seperti Jepang, Korea Selatan dan Vietnam, ke depan SG juga akan membidik pasar ekspor klinker di Chile, Taiwan dan Filipina yang juga membutuhkan pasokan.

“Kita memastikan dan menjamin bahwa kualitas produk kita lebih bagus atau setidaknya setara dengan negara-negara kompetitor. Kita coba yakinkan mereka dengan service excellent dan kualitas kita. Sample sudah kami berikan, mudah-mudahan mereka suka karena memenuhi standar sertifikasi tersebut,” papar Fifit.

Fifit menambahkan, untuk bersaing di pasar internasional, SG memiliki strategi pemasaran yang cukup mumpuni, selain menjaga kualitas produk dengan standar kualitas Australia (Australian Quality Standard).

“Klinker itu kan produk bahan baku untuk semen dan kualitas klinker SG sudah memenuhi standar internasional. Selain kualitas, beberapa negara memilih mengambil produk SG karena kita memberikan jasa pelayanan yang terbaik dengan loading rate semaksimal mungkin melalui mekanisme pengiriman kami yang sangat akomodatif terhadap kebutuhan pelanggan. Itulah daya tarik kita yang membuat mereka membeli produk kita,” ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas