Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Permintaan Tinggi, Kementerian PUPR Fokus Fasilitasi Pembiayaan Rumah Subsidi

Kementerian PUPR fokus memfasiltasi pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di 2021.

Permintaan Tinggi, Kementerian PUPR Fokus Fasilitasi Pembiayaan Rumah Subsidi
Tribunnews/JEPRIMA
ilustrasi: Pekerja saat menyelesaikan proyek pembangunan perumahan bersubsidi di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko D Heripoerwanto menegaskan pihaknya fokus memfasilitasi pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di 2021.

Menurut dia, pemerintah tengah mempercepat pembiayaan rumah subsidi (FLPP) kepada segmen MBR.

“Sebab pengembang ketika mengadakan pameran, mereka menyasar masyarakat golongan menengah ke atas,” kata Eko dalam Property Outlook 2021, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Jokowi Minta Menteri PUPR Bangun Waduh untuk Dukung Program Food Estate di Sumba Tengah

Dia menekankan bahwa masyarakat berpenghasilan rendah tidak memerlukan forum pameran baik secara fisik maupun virtual.

“Ini karena demand dari masyarakat berpenghasilan rendah cukup tinggi atau jauh lebih besar dari pada supplynya,” ujar Eko.

Eko menuturkan bahwa bahwa sektor properti diandalkan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: Dorong Pembiayaan Infrastrukur Berskema KPBU, PUPR: Banyak yang Mengawasi

Namun, pandemi Covid-19 mempengaruhi kegiatan di sektor perumahan.

"Properti sebagai salah satu sektor yang penting karena mampu menarik dan mendorong kegiatan di berbagai sektor ekonomi, mulai dari sektor jasa, bahan bangunan, hingga mempengaruhi sektor keuangan dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi serta lapangan pekerjaan,” tuturnya

Diketahui, PUPR berupaya meningkatkan akses rumah layak huni dari 56,75 persen menjadi 70 persen bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas