Tribun Bisnis

Milenial Dinilai Punya Peran Besar Kembangkan Gerakan Wakaf di Indonesia

"Badan Wakaf Indonesia melihat anak-anak muda investasi masa depan ekonomi syariah dan filantropi Islam seperti wakaf," ujar Ketua BWI M Nuh.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Milenial Dinilai Punya Peran Besar Kembangkan Gerakan Wakaf di Indonesia
Dok. Humas HPN 2021
Ketua Badan Wakaf Indonesia Mohammad Nuh. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Wakaf Indonesia (BWI) menilai generasi milenial memiliki peran sangat besar untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia. 

Dalam sejarah perkembangan Islam, fondasi peradaban dibangun oleh anak-anak muda yang terus ingin melakukan perubahan. 

"Badan Wakaf Indonesia melihat anak-anak muda adalah investasi masa depan ekonomi syariah dan filantropi Islam seperti wakaf di Indonesia," ujar Ketua BWI Mohammad Nuh saat menghadiri peluncuran Layanan Wakaf Uang Bank Danamon, Jumat (5/3/2021). 

BWI gencar melakukan gerakan literasi dan sosialisasi di kalangan anak muda, terlebih di dunia kampus. 

Baca juga: Wakaf Energi, Program Baru Masjid Istiqlal untuk Danai Panel Surya Senilai Rp 14 Miliar

Menurutnya, langkah ini penting untuk menyiapkan generasi yang inklusif terhadap perkembangan zaman dan teknologi dengan basis literasi perwakafan yang baik. 

Baca juga: Cara Ikut Wakaf Energi Penuhi Kebutuhan Listrik Rumah Ibadah

Potensi penghimpunan wakaf uang masih sangat besar dan peluncuran platform SocialBanking Bank Danamon Syariah akan memberikan kemudahan, tidak saja bagi masyarakat dalam menunaikan wakaf namun bagi nazhir dalam mengelola wakaf uang. 

“Untuk membantu literasi dan sosialisasi Wakaf, sudah saatnya melakukan migrasi transformasi digital system untuk perkembangan perwakafan nasional guna meningkatnya kepercayaan masyarakat dan akuntabilitas Nazhir," pungkas Nuh.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas