Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Bulog Gelar Operasi Pasar Daging Beku di DKI Jakarta

Perum Bulog menggelar operasi pasar daging beku di Jakarta untuk memenuhi pasokan daging selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Bulog Gelar Operasi Pasar Daging Beku di DKI Jakarta
TRIBUNNEWS/HERUDIN
ILUSTRASI - Daging beku siap jual dipersiapkan di rumah potong hewan (RPH) Dharma Jaya, Jakarta, Senin (11/6/2018). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews, Bambang Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perum Bulog menggelar operasi pasar daging beku di Jakarta untuk memenuhi pasokan daging selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita mengatakan, adanya operasi pasar ini sekaligus untuk menjamin tidak adanya gejolak harga daging.

Perum Bulog melangsungkan operasi pasar dengan memantau langsung Rumah Pangan Kita di Gatot Subroto, Senin (19/4/2021).

“Sebagai tindaklanjut pelaksanaan dan pemantauan ketersediaan komoditas pangan, Bulog menggelar Operasi Pasar daging beku agar masyarakat betul-betul melihat sendiri dan menjadi tenang," jelas Febby Novita.

Daging sapi beku yang disiapkan dalam operasi pasar kali ini dijual dengan harga Rp80.000 per kilogram.

Baca juga: Wadirut Bulog Ungkap Kendala Ketidakstabilan Harga hingga Kebijakan Pangan

Disiapkan juga stok sebanyak 5 ton perhari untuk satu titik, dan di harapkan dapat memenuhi kebutuhan daging untuk masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Operasi Pasar daging beku ini diperkirakan akan dilaksanakan selama kurang lebih 5 hari kedepan dan akan diperpanjang melihat kebutuhan dan antusias dari masyarakat.

Baca juga: KPPU Angkat Bicara Soal Melonjaknya Harga Daging Ayam di Awal Ramadan

Pihaknya sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk menyiapkan stok daging beku yang menjadi tanggung jawab Bulog untuk bisa selalu tersedia.

“Bulog menjamin kebutuhan daging beku tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan," ucap Febby.

"Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersedian pangan tersebut,” tambahnya.

Perum Bulog juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah guna membantu mensukseskan program pemerintah dengan menstabilkan harga pangan lainnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas