Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Literasi Keuangan Anak Muda Indonesia Masih Rendah, Ini yang Dilakukan HSBC Bersama PJI

100 siswa terpilih dari SMAN 35 Jakarta dan SMKN 27 Jakarta akan berkompetisi dalam National Innovation Challenge.

Literasi Keuangan Anak Muda Indonesia Masih Rendah, Ini yang Dilakukan HSBC Bersama PJI
IST
Bank HSBC Indonesia memanfaatkan aplikasi smartphone untuk mengedukasi generasi muda agar memiliki literasi finansial lebih baik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat ini anak muda dari generasi Z mendominasi 27,94 persen populasi penduduk Indonesia atau setara dengan 74,93 juta jiwa.

Namun, kenyataannya literasi keuangan kalangan muda Indonesia di rentang usia 15-17 tahun baru 16 persen, jauh di bawah indeks nasional 38,03 persen.

Untuk diketahui, tingkat literasi keuangan ini juga berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat.

Bertolak dari fakta tersebut, Bank HSBC Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia menginisiasi kegiatan Building a Financially Capable Generation (BaFCG/Generasi Mapan Finansial) untuk mendorong anak muda Indonesia memiliki literasi finansial yang semakin baik di masa datang.

Kegiatan edukasi berbasis aplikasi di smartphone ini berupaya membantu generasi muda dalam mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri untuk membuat keputusan finansial yang bijak dan meraih kemapanan finansial.

Baca juga: Akses Pembiayaan Sulit, Pelaku UMKM Didorong Perkuat Literasi Keuangan

Sejak dirintis pada Juni 2020, kegiatan edukasi ini telah menjangkau 1.027 siswa SMP hingga SMA di lima kota di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Bojonegoro, dan Denpasar.

Baca juga: Perencana Keuangan : Masyarakat Indonesia Butuhkan Literasi Keuangan

BaFCG disajikan dengan metode gamifikasi yang interaktif diharapkan dapat memicu antusiasme kalangan muda untuk melek pengelolaan uang dan menjangkau kalangan yang lebih luas secara jangka panjang.

Baca juga: Tingkat Literasi Indonesia di Dunia Rendah, Ranking 62 Dari 70 Negara

“HSBC mendukung pengembangan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan di luar pendidikan akademis, seperti kecakapan finansial (financial capability),” ungkap Head of Corporate Sustainability Bank HSBC Indonesia, Nuni Sutyoko, dalam diskusi virtual dengan media, Sabtu (8/5/2021).

Nuni menjelaskan, inisiatif ini tidak dapat berhenti pada titik literasi.

Generasi muda harus cakap dalam mempraktikkan wawasan yang sudah didapatkan, serta berdaya dalam menggunakan produk maupun jasa keuangan selaras dengan tujuan finansialnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas