Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Krakatau International Port Bakal Pacu Ekspor UMKM Nasional

Krakatau International Port (KIP) yang tengah dirancang menjadi International Hub Port bakal memacu persoalan ekspor UMKM nasional.

Krakatau International Port Bakal Pacu Ekspor UMKM Nasional
istimewa
Akbar Djohan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kontribusi ekspor Indonesia tergolong rendah dibanding negara di kawasan ASEAN yaitu hanya 3,47 persen, sedangkan Thailand sebesar 4,26 persen dan Singapura mencapai 8,76 persen.

Peran pelabuhan menjadi sangat penting sebagai gerbang utama aktivitas perekonomian Indonesia sebagai negara maritim.

Baca juga: Semester 1 2021, Krakatau Steel Catatkan Laba Rp 475 Miliar

CEO Krakatau International Port Akbar Djohan menyampaikan Krakatau International Port (KIP) yang tengah dirancang menjadi International Hub Port (Pelabuhan Pusat Internasional) bakal memacu persoalan ekspor UMKM nasional.

Menurutnya, Krakatau International Port telah menjadi market leader di sektor kepelabuhanan di Provinsi Banten dengan sarana dan infrastruktur lengkap siap menyokong kelancaran ekspor produk UMKM Indonesia sehingga mampu berdaya saing secara lebih kuat di pasar mancanegara.

"Kami sudah terintegrasi secara digital melalui sistem KIPOS Krakatau International Port Solutions) yang dapat memberikan nilai tambah berupa efisiensi dan meningkatkan produktivitas bagi pelayanan kapal dan kargo," tutur Akbar, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Subholding Krakatau Steel Diresmikan Menteri BUMN, Ini Target Bisnisnya

Hal tersebut juga memberi dampak penurunan biaya port handling yang hasilnya akan menurunkan biaya logistik nasional.

Sekjen Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) ini juga berharap agar produk UMKM dapat menjadi unggulan di aktivitas ekspor hingga ke mancanegara dan menjadi pilar ekonomi keempat bagi Indonesia setelah BUMN, Swasta, dan Koperasi.

"UMKM harus lakukan agar bisa naik kelas, mulai dari adanya produk yang berkualitas, pentingnya brand awareness dan pemahaman akan pasar, hingga bagaimana pelaku usaha UMKM dapat memahami bagaimana cara menjalankan kegiatan ekspor dan yang terpenting UMKM bertransformasi secara digital," ujar Akbar.

Tidak hanya itu, adanya kolaborasi antara UMKM dengan BUMN, swasta, dan komunitas-komunitas bisa menjadi kunci penting dalam pencapaian UMKM untuk naik kelas.

Krakatau International Port pun terus berinisiatif untuk membangkitkan potensi UMKM Indonesia lebih tinggi lagi.

"Yang paling penting adalah bagaimana UMKM dapat menguasai seluk beluk tentang cara bagaimana kegiatan ekspor,” kata Akbar.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas