Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Konvo Sebut Negara Maju Pakai Vape Hentikan Paparan Rokok Remaja

Hal ini tergambar dari riset yang dilakukan oleh Institut Nasional Penyalahgunaan Narkoba (NIDA) Amerika Serikat.

Konvo Sebut Negara Maju Pakai Vape Hentikan Paparan Rokok Remaja
DOK.
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penggunaan rokok elektrik alias vape diklaim lebih baik guna mencegah paparan rokok konvensional di kalangan remaja.

Menurut Ketua Konsumen Vape Berorganisasi (KONVO), Hokkop Situngkir vape memiliki risiko yang jauh lebih rendah daripada rokok konvensional

Sebuah studi yang dipresentasikan pada konferensi Eropa tentang tembakau atau kesehatan 2011 menyatakan dengan tegas bahwa vape lebih aman daripada rokok konvensional

"Ini berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 3.587 peserta, 70 persen di antaranya adalah mantan perokok, 61 persen di antaranya adalah laki-laki dan dengan usia rata-rata 41 tahun," kata Hokkop dalam pernyataannya yang diterima Tribun, Jumat(17/9/2021).

Baca juga: Pengamat Sarankan Pemerintah Longgarkan Kebijakan Cukai Hasil Tembakau

Tes rokok elektrik berlangsung selama tiga bulan dengan 120 isapan dan lima kali isi ulang per hari. 

Mayoritas (96 persen) mengatakan rokok elektrik membantu mereka berhenti merokok atau mengurangi kebiasaan merokok. 

Selain itu, sebanyak 84 persen menganggap rokok elektrik lebih rendah risiko dibandingkan rokok tembakau.

Saat ini banyak ahli dan badan profesional yang sepakat pada adanya faktor pengurangan risiko pada rokok elektrik. 

Sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan public health England, dalam tinjauan independen terbaru terhadap sains menemukan bahwa rokok elektrik tidak hanya 95 persen lebih rendah risiko, tetapi juga paling efektif dalam membantu perokok beralih dari merokok, jika dibandingkan dengan koyo atau permen karet nikotin. 

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas