Tribun Bisnis

Erick Thohir Bakal Bubarkan 7 BUMN, Tidak Beroperasi tapi Masih Ada Karyawan, Ini Profilnya

Erick Thohir menegaskan akan segera membubarkan 7 perusahaan berstatus pelat merah. Simak profil 7 perusahaan yang akan dibubarkan Erick

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Erick Thohir Bakal Bubarkan 7 BUMN, Tidak Beroperasi tapi Masih Ada Karyawan, Ini Profilnya
HANDOUT
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMn) Erick Thohir menegaskan akan segera membubarkan 7 perusahaan berstatus pelat merah. Pasalnya, 7 perusahaan BUMN tersebut sudah lama tidak beroperasi, tetapi masih ada karyawannya. 

Merujuk laporan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), pada 2008, aset PT Iglas hanya Rp 188,69 miliar, sedangkan utangnya mencapai Rp 318,99 miliar.

Perusahaan tersebut mencatatkan rugi sebesar Rp 86,26 miliar. Iglas diketahui telah menyelesaikan hak eks karyawan dengan membayarkan 429 eks karyawannya.

3. PT Istaka Karya (Persero)

Perusahaan yang bergerak pada bidang konstruksi konsorsium dan didirikan pada 1979, kini tengah dalam proses penanganan PPA.

PPA tengah melakukan restrukturisasi kepada Istaka Karya karena banyaknya masalah yang dihadapi perusahaan.

Baca juga: POPULER Nasional: Bujuk Arab Saudi soal Kebijakan Umrah | Perjalanan Karier Azis Syamsuddin

Pada 2011, perusahaan mengalami kerugian Rp 275 miliar, ekuitas negatif Rp 656 miliar, dan tidak memiliki likuiditas serta dukungan dana.

Kondisi pasar Istaka Karya di tahun yang sama dalam situasi hilangnya kepercayaan costumer dan mitra kerja. Perusahaan juga kesulitan memenuhi persyaratan tender dan susah mendapatkan proyek baru.

Memburuknya kondisi perusahaan, membuat sebagian karyawan Istaka Karya dialihkan secara bertahap ke Nindya Karya.

4. PT Kertas Kraft Aceh (Persero) atau KKA

Perusahaan didirkan sejak 1983 berfokus pada produksi kertas kantong semen dengan tujuan menciptakan swasembada kertas kantong dalam negeri.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas