Tribun Bisnis

Berdampak Negatif Bagi Lingkungan, Sejak 2 Tahun Lalu Mowilex Stop Produksi Cat Mengandung Timbal

Sejak dua tahun lalu Mowilex berhenti memproduksi warna tertentu dari cat kayu dan logam yang mengandung timbal

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
Berdampak Negatif Bagi Lingkungan, Sejak 2 Tahun Lalu Mowilex Stop Produksi Cat Mengandung Timbal
HANDOUT
PT Mowilex Indonesia berhasil menjadi produsen cat pertama di Indonesia dengan netral karbon. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan cat Mowilex meraih Global CSR Best Environmental Excellence Award sebagai apresiasi atas komitmennya pada upaya pelestarian alam menyusul telah dikantonginya sertifikat Carbon Neutral.

"Kami mengurangi lebih dari 12.000 galon air plastik dan air kemasan sejak inisiatif dimulai pada Oktober 2019," kata Presiden Direktur Mowilex, Niko Safavi dalam keterangannya, Selasa (19/9/2021).

Sejak dua tahun lalu Mowilex berhenti memproduksi warna tertentu dari cat kayu dan logam yang mengandung timbal, dua tahun lebih awal dari tenggat waktu yang direkomendasikan aliansi PBB.

Perusahaan ini juga menginvestasikan waktu dan sumber daya untuk akhirnya meluncurkan formulasi bebas timah untuk Cat Kayu dan Besi.

"Kami menyadari bahwa investasi jangka panjang sangat terkait dengan keberlanjutan planet tempat kita tinggal, serta layanan kepada masyarakat. Upaya ini berfokus untuk mencari solusi ramah lingkungan dan mengurangi jejak karbon yang kami hasilkan," katanya.

Baca juga: Indonesia Tetap Tujuan Investasi Menarik, Mowilex Lanjutkan Pembangunan Pabrik Baru di Cikande

Niko menyebut, pihaknya terus berupaya memberikan dampak positif kepada masyarakat dan lingkungan dan menggunakan dana offset karbon untuk konservasi habitat regional dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: Ini Bahayanya Material Timbal Pada Cat Kayu dan Besi Terhadap Risiko Kesehatan

Menurut Niko, perusahaannya juga terlibat dalam melindungi hiu paus dan habitatnya sepanjang 1.500 kilometer di Teluk Saleh, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dengan mendukung organisasi nirlaba Conservation International melalui perusahaan induk Asia Coatings Enterprises, Pte. Ltd.

Baca juga: Plastik Bungkus Sosis Ini Jadi Sumber Pencemaran Sungai Cisadane yang Mendadak Merah

Bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Mowilex menanam 50.000 pohon baru, termasuk 5.500 tanaman bakau untuk melindungi garis pantai dan menangkap karbon di Bali dan Purwakarta, Jawa Barat.

Mowilex telah meraih sejumlah penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) sejak perusahaan ini mulai beroperasi pada 1970. Di September 2020, Mowilex meraih medali emas 12th Annual Global CSR Best Environmental Excellence Award.

“Program CSR selalu kami dorong sejalan dengan inisiatif keberlanjutan dan lingkungan,” kata Niko.

Salah satu juri Prof Dr Geoffrey Williams menyatakan pihaknya  menerima lebih dari 300 pengajuan dari 120 perusahaan di seluruh dunia, dan memilih 48 di antaranya sebagai pemenang dalam 16 kategori penghargaan utama.

“Setelah dinilai selama lebih dari 12 tahun, sangat menggembirakan untuk melihat bahwa perusahaan-perusahaan ini terus menetapkan standar dan tujuan yang lebih tinggi untuk dicapai setiap tahun, tidak hanya dalam hal dampak sosial dan lingkungan mereka tetapi juga inovasi dari beberapa proyek ini,” katanya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas