Tribun Bisnis

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Jadi Perhatian Dunia, Sandiaga Uno Harap Dampak Tragedi Kanjuruhan Tak Berkelanjutan

Sandi menilai, tragedi itu mendapatkan perhatian dunia, termasuk dari pemain sepakbola yang berlaga di liga-liga Benua Eropa.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Jadi Perhatian Dunia, Sandiaga Uno Harap Dampak Tragedi Kanjuruhan Tak Berkelanjutan
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf) Sandiaga Uno 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Tragedi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang yang memakan korban ratusan jiwa turut mendapat tanggapan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Sandi menilai, tragedi itu mendapatkan perhatian dunia, termasuk dari pemain sepakbola yang berlaga di liga-liga Benua Eropa.

"Ya seperti kita lihat tadi malam seluruh dunia menaruh perhatian yang besar sekali, di pertandingan liga Inggris, liga Spanyol, dan liga-liga Eropa, mereka mengheningkan cipta. Mungkin menunjukkan bagaimana dampak yang sangat luar biasa atas tragedi yang dialami di Kanjuruhan yang betul-betul memprihatinkan," ujarnya dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" di Gedung Kemenparekraf, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Baca juga: UI-Kemenparekraf Salurkan Peralatan K3 dan Kebencanaan ke Desa Wisata Hanjeli Sukabumi

Lebih lanjut, dirinya berharap kejadian ini tidak akan menjadikan Indonesia dicap sebagai negara yang tidak menyelenggarakan kegiatan atau event dengan baik.

"Karena ini merupakan satu dari ribuan mungkin kegiatan event olahraga yang kita lakukan. Ini juga harus jadi pelajaran kita dalam mengelola event ke depan," kata Sandi.

Kebetulan, lanjutnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memiliki deputi yang menangani event tingkat nasional dan daerah.

Deputi ini sudah diberikan panduan dalam mengelola kegiatan dengan berbasis Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).

Kata safety digarisbawahi oleh Sandi, karena jangan sampai keamanan ini terganggu dalam penyelenggaraan setiap event.

"Harus kita persiapkan kehati-hatian dan safety yang pertama. Buat saya, kalau kita bisa menunjukkan kepada dunia bahwa safety bisa kita jaga dengan baik, maka kita harapkan dampak ini tidak berkelanjutan," pungkasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas