Menkominfo Budi Arie Enggan Berkomentar Banyak Soal Media Center Buatan Bahlil
Bahlil mengungkapkan padanya bahwa media center tersebut untuk memberi informasi mengenai Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan perihal investasi.
Penulis: Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor: Hendra Gunawan
Pasalnya nama Indonesia Maju sama dengan nama koalisi calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo-Gibran.
Bahlil berdalih, nama Indonesia Maju mengacu pada nama Kabinet bukan nama koalisi pendukung capres-cawapres.
"Oh itu bro sudah tau kalau kabinet sekarang namanya kabinet indonesia maju? Udah tahu belum? Udah tahu? Iya kabinet namanya Indonesia Maju jadi tulis besar-besar ini media center Indonesia Maju," kata Bahlil.
Bahlil juga membantah Media Center Indonesia Maju berkaitan dengan politik.
"Di sini hanya membicarakan tentang apa yang menjadi data kebijakan pemerintah. Sementara unsur politik tidak ada di sini. Jadi bukan sekretariat politik tapi ketika ada sekelompok orang atau salah satu kelompok yang memberikan atau mempertanyakan atau katakanlah menyerang pemerintah dengan narasi yang tidak benar kami berhak melakukan klarifikasi."
"Tapi, saya tegaskan lagi di sini bukan untuk urusan politik," tuturnya.
Sementara itu, soal pendanaan, Bahlil enggan mengungkapnya.
Ia hanya mengatakan sumber dana yang dipakai merupakan sumber dana yang tidak melanggar aturan.
Bahlil mengatakan anggaran itu bakal dipertanggungjawabkan kepada Inspektorat kementerian.
"Menyangkut anggaran nanti saya diperiksa inspektur saja. Itu urusan saya, itu ada mekanisme. Jangan saya lapor ke bro, saya lapor ke inspektur, yang jelas dana halal dan tidak melanggar aturan," kata Bahlil
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.