Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Studi Harvard Medical Schoo Ungkap Covid-19 Sudah Menyebar Beberapa Bulan Sebelum Meledak di Wuhan 

Fakta baru tentang virus corona kembali muncul. Ternyata covid-19 sudah menyebar lama sebelum kasusnya meledak di Wuhan. Benarkah? Simak beritanya

Studi Harvard Medical Schoo Ungkap Covid-19 Sudah Menyebar Beberapa Bulan Sebelum Meledak di Wuhan 
Tribun Palopo
ilustrasi covid-19 

TRIBUNNEWS.COM - Fakta baru tentang virus corona kembali muncul. Ternyata covid-19 sudah menyebar lama sebelum kasusnya meledak di Wuhan. Benarkah? Simak beritanya

Setelah sempat membuat publik bertanya-tanya, akhirnya terungkaplah kapan sebenarnya virus corona menyebar.

Mengutip dari Kompas.com, berdasarkan studi dari Harvard Medical School, SARS-CoV-2 disebut-sebut telah menyebar di China sejak Agustus 2019.

Dengan kata lain, wabah virus corona sudah menyebar beberapa bulan sebelum diduga pecah di Wuhan.

Hasil yang dipublikasi pada Selasa (9/6/2020), menunjukkan bahwa adanya peningkatan kunjungan ke rumah sakit Wuhan, kota di bagian tengah China di mana SARS-CoV-2 berasal.

Peningkatan pasien berkorelasi sangat erat dengan meningkatnya pencarian di internet dengan kata kunci yang punya relasi dengan gejala Covid-19 mulai bulan Agustus 2019.

Seorang staf medis ambulans menyemprotkan disinfektan pada koleganya setelah tiba di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan dengan seorang wanita tua, yang pulih dari COVID-19, di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina pada 30 Maret 2020. Para ahli akhirnya menemukan mengapa virus corona menyebar begitu cepat.
Seorang staf medis ambulans menyemprotkan disinfektan pada koleganya setelah tiba di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan dengan seorang wanita tua, yang pulih dari COVID-19, di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina pada 30 Maret 2020. Para ahli akhirnya menemukan mengapa virus corona menyebar begitu cepat. (Hector RETAMAL / AFP)

Para peneliti lantas menggunakan citra satelit dari tempat parkir rumah sakit di Wuhan dan menganalisis data dari mesin pencari buatan China, Baidu, dengan terminologi yang punya kaitan dengan Covid-19, seperti batuk atau diare.

Riset Harvard itu berbasis pada meningkatnya riset yang dilakukan untuk melacak apakah SARS-CoV-2 sudah menyebar di China sebelum pandemi Wuhan bisa diidentifikasi.

“Kami memang tidak bisa mengkonformasi, apakah meningkatnya volume itu punya kaitan langsung dengan virus baru.

Tapi bukti yang kami kumpulkan mendukung penelitian terbaru lainnya, yang menunjukkan bahwa kemunculan penyakit terjadi sebelum identifikasi di pasar ikan Huanan," tulis seorang ahli dalam laporannya.

Konsensus ilmiah ini pun berkaitan dengan asal mula pandemi Covid-19 saat ini yaitu, patogen SARS-CoV-2 mampu melompat dari binatang inang ke manusia di pasar ikan Huanan di Wuhan.

Virus kemudian menyebar dengan cepat pada populasi warga Wuhan dan kawasan sekitar di provinsi Hubei, sebelum otoritas China memberlakukan lockdown hampir total pada pergerakan dan kehidupan publik.

Meski begitu, para peneliti dari Harvard menunjukkan, studi epidemiologi awal, yang mengidentifikasi pasar Huanan sebagai sumber wabah, termasuk beberapa pasien Covid-19 yang tidak melakukan kontak dengan pasar, membuka adanya kemungkinan alternatif dari titik asal mula virus dan infeksi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Virus Corona Diduga Menyebar di China sejak Agustus 2019, Ini Buktinya".

Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas