Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Program Padat Karya Kemenhub Wujud Sinergitas DPD di Pelabuhan Amurang, Bupati Minsel Beri Apresiasi

Bupati Minahasa Selatan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Program Padat Karya Kemenhub RI sebagai perwujudan sinergitas dengan Komite II DPD RI.

Program Padat Karya Kemenhub Wujud Sinergitas DPD di Pelabuhan Amurang, Bupati Minsel Beri Apresiasi
dok. DPD RI
Pembukaan program padat karya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI bersama Anggota Komite II DPD RI Ie lr Stefanus BAN Liow, MAP di Pelabuhan Amurang, Selasa (13/4). 

TRIBUNNEWS.COM - Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara Frangky Donny Wongkar, SH memberikan apresiasi atas pelaksanaan Program Padat Karya Kemenhub RI sebagai perwujudan sinergitas dengan Komite II DPD RI.

Bahkan secara khusus pula Bupati Frangky Wongkar yang didampingi Wakil Bupati Minsel Dr. Petra Yanny Rembang, MTh memberikan apresiasi kepada putra terbaik asal Minsel Senator SBANL alias Stefa sapaan akrab Anggota DPD RI/MPR RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP yang terus menjembatati aspirasi dan kepentingan daerah dipusat.

Wongkar yang sebelumnya menjadi Wakil Bupati Minsel dan pernah menjabat Anggota DPRD Provinsi Sulut ini mengatakan program padat karya ini dapat membantu ekonomi masyarakat ditengah tantangan pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar dalam sambutannya pada program padat karya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI bersama Anggota Komite II DPD RI Ie lr Stefanus BAN Liow, MAP di Pelabuhan Amurang, Selasa (13/4).

Sementara itu, dalam sambutannya, Anggota Komite II DPD RI Dapil Provinsi Sulut Ir. Stefanus BAN Liow, MAP mengatakan, kegiatan padat karya ini adalah mendorong pembangunan di daerah untuk mendukung kebijakan strategis Pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Kata Senator SBANL, program tersebut membantu meringankan beban masyarakat dan mengurangi pengangguran, serta masyarakat miskin. Selain untuk memupuk rasa kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi masyarakat juga meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat, mewujudkan peningkatan akses masyarakat miskin, perempuan, anak, dan kelompok marginal kepada pelayanan dasar, dengan berbasis pendekatan pemberdayaan masyarakat, serta membangkitkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

"Solusi atas penciptaan lapangan kerja dapat diwujudkan melalui kegiatan pembangunan secara swakelola dan padat karya tunai," ujar SBANL.

Senator SBANL juga memberikan apresiasi terhadap Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI, karena program tersebut menyerap tenaga kerja lokal sehingga memberikan manfaat untuk peningkatan produksi dan nilai tambah, perluasan kesempatan kerja, dan perluasan aksesibilitas pelayanan dasar.

Sebelumnya, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Amurang Rusdianto melaporkan bahwa kegiatan padat karya merekrut tenaga lokal dengan kegiatan pembersihan dan pengecatan.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan otoritas laut pelabuhan kelas III Manado Kapten Mozes Karaeng mengatakan, untuk Provinsi Sulut, program padat karya dilakukan di 8 pelabuhan.

Disela-sela acara, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Minsel Franky Lelengboto, ST berharap kiranya hasil kegiatan padat karya ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para peserta.

"Di saat ekonomi masyarakat bergejolak karena pandemi Covid-19, diharapkan peserta dapat memanfaatkan hasil kegiatan padat karya ini," kata Lelengboto yang juga Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minsel.

Dirinya juga mengapresiasi kinerja Senator SBANL yang konsisten menyuarakan kepentingan masyarakat dan daerah. Seperti diketahui, sehari sebelumnya, yakni Senin (12/4) kegiatan yang sama digelar di KSOP Manado dan Kantor UPP Siau Kabupaten Sitaro. (*)

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas