Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2021

Pembatasan Kuota Haji, MUI Imbau Umat Muslim Indonesia Hormati Keputusan Pemerintah Saudi dan RI

Unsur kesehatan masih jadi pertimbangan sejumlah negara sebelum mengumpulkan massa, tak terkecuali bagi pemerintah Saudi sebagai tuan rumah.

Pembatasan Kuota Haji, MUI Imbau Umat Muslim Indonesia Hormati Keputusan Pemerintah Saudi dan RI
AFP
Para jemaah tengah melaksanakan ritual ibadah haji pada tahun 2020. Tahun ini Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan kembali akan menggelar ibadah haji namun akan dilaksanakan dengan "situasi khusus" 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat muslim di Indonesia menghormati keputusan pemerintah Arab Saudi yang membatasi 60.000 kuota haji para tahun 2021 hanya untuk warga Saudi.

Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas mengatakan pihaknya di MUI dapat memahami situasi dan kondisi di dunia di tengah pandemi Covid-19.

Unsur kesehatan masih jadi pertimbangan sejumlah negara sebelum mengumpulkan massa, tak terkecuali bagi pemerintah Saudi sebagai tuan rumah penyelenggaraan haji.

"MUI bisa memahami keputusan dari kerajaan Saudi, karena bagaimanapun sebagai sebuah kerajaan Islam tentu Saudi harus memperhatikan firman Allah dan sabda Rasul serta pendapat dan para ahli, sehingga akhirnya keluarlah kebijakan seperti itu dimana haji tahun ini hanya khusus untuk warga dan atau penduduk Saudi dan tidak mengundang jemaah dari negara lain," kata Anwar Abbas saat dihubungi Tribunnews, Minggu (13/6/2021).

Waketum MUI mengatakan sebagai seorang muslim, hendaknya harus menghormati keputusan tersebut.

Karena keputusan ini menurutnya juga bagian dari ketentuan agama, dimana pemerintah dituntut untuk membuat kebijakan dan tindakan yang mengarah dan harus diorientasikan kepada terciptanya kemashlahatan umat.

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Rilis Syarat Keberangkatan Haji Untuk Jamin Keselamatan Jemaah

Dalam masalah ini, kemaslahatan dan keselamatan jiwa dari para calon jemaah haji.

"Jadi keputusan dari pemerintah Saudi ini tentu harus bisa kita hormati," ujarnya.

Menurutnya keputusan itu pulalah yang dijadikan sebagai salah satu dasar oleh pemerintah Indonesia lewat Kementerian Agama (Kemenag).

Hal tersebut karena risiko yang akan dihadapi oleh para jemaah jelas akan sangat besar yaitu sakit dan bahkan bisa kematian.

Ia juga meminta umat Islam menjunjung tinggi 'dar'ul mafasid muqoddam 'ala jalbil masholih, yaitu meninggalkan kemafsadatan harus kita dahulukan dari mengambil kemashlahatan.

"Oleh karena itu pemerintah sudah memutuskan tidak akan mengirim jamaah hajinya dan ternyata pemerintah saudi juga telah membuat kebijakan yang sesuai dengan kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah kita," kata dia.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas