Ribuan Warga Tunisia Kabur Dari Libya
Ribuan warga Tunisia menyelamatkan diri dari Libya dengan menyeberangi perbatasan ke Tunisia di pos lintas Ras El Jedir.
Editor: Anita K Wardhani
Kantor berita resmi Tunisia, TAP, Rabu (23/2/2011), melaporkan, sekitar 2.500 warga menyeberangi perbatasan setiap enam menit, dibantu Bulan Sabit Merah Tunisia.
Sebagian besar para warga itu telah melakukan perjalanan yang jauh untuk mencapai perbatasan itu. Menurut laporan tersebut, regu medis dan paramedis mendirikan rumah sakit militer sementara dan perusahaan bus setempat menyediakan angkutan gratis ke kota tetangga, Ben Guerdane.
Satu rombongan darurat yang membawa obat-obatan dan bahan pangan telah dikirimkan sebagai bantuan untuk warga Libya di Ras El Jedir, Rabu malam.
Selain itu, masih menurut laporan tadi, sejumlah rumah sakit dan tempat penginapan sedang bersiap untuk menampung tambahan jumlah pengungsi Libya yang menyelamatkan diri dari kekerasan di negara mereka.
Rumah sakit terbesar di Christchurch penuh dengan pasien yang mengalami luka pada kepala dan luka pada dada, kata juru bicara rumah sakit.
Sementara itu, tim bantuan dari Australia, beberapa negara Asia, Amerika Serikat dan Inggris telah tiba di Selandia Baru. Sejumlah tim yang bertugas di rumah sakit lapangan dikerahkan untuk membantu memperbaiki aliran listrik, saluran air dan jaringan telpon yang mengalami kerusakan di kota Christchurch.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.