Ingin Kuasai Gualish, Pasukan Libya Malah Terpukul Mundur
Pasukan setia Libya Minggu (24/7/2011) baku tembak dengan pemberontak
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Yudie Thirzano
TRIBUNNEWS.COM, GUALISH - Pasukan setia Libya Minggu (24/7/2011) terlibat baku tembak dengan pemberontak. Serangan pasukan setia kepada pemimpin Libya Muammar Khadafy mencoba untuk menduduki kembali dusun gurun Gualish.
"Tentara loyalis melancarkan serangan mereka untuk merebut Gualish, jalan ke Tripoli dan barat daya ibukota, setelah kalah atas pemberontak dalam pertempuran sengit awal bulan ini," demikian dilaporkan reporter AFP.
Pasukan pemberontak di Gualish mendapatkan kekuatan tambahan dari puluhan pemberontak dari Zintan, basis utama mereka di barat. Pasukan Libya dikabarkan tiba sekitar pukul 03:00 waktu setempat dengan puluhan kendaraan berat dari ashabah, sebuah kota yang dikendalikan Khadafy.
Dilaporkan, warga sipil diminta harus berada dalam jarak 200 meter (meter) dari sebuah pos pemeriksaan yang dikontrol pemberontak. Pasukan Khadafy menyerang dusun tersebut, sebelum mundur kembali karena pemberontak menembakkan roket pada mereka.
Seorang koresponden AFP melaporkan bahwa selama tiga jam berikutnya ada serangan rudal dan tembakan mengguncang wilayah tersebut. Sementara pesawat tempur NATO terbang menyerang mundur pasukan Libya. Sedikitnya dua orang terluka dalam perang antara Pasukan Libya dan pemberontak.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.