Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pistol Filipina Pekerjaan Tangan

Pembuatan pistol dan senjata api, pekerjaan tangan di Filipina ini sudah sejak perang dunia kedua

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Yudie Thirzano
zoom-in Pistol Filipina Pekerjaan Tangan
Asahi Shimbun/Richard Susilo
Pekerja Pistol buatan Filipina 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.CM, TOKYO -  Produksi pistol buatan tangan ada di Filipina. Ini bukan tukang buat pistol- pistolan, tetapi pembuat pistol asli bisa dipakai sebagai senjata.

Letak tempatnya di daerah pegunungan di pulau Cebu. Di sini lokasi produk kerajinan tangan, baik kayu, logam dan segalanya.  Tak heran kalangan mafia Jepang - Yakuza - banyak yang ke Filipina, untuk memperdagangkan senjata api ini.

Pembuatan pistol dan senjata api, pekerjaan tangan di Filipina ini sudah dilakukan sejak perang dunia kedua, ungkap koran Asahi belum lama ini. Kini senjata api itu tentu digunakan dan diperjualbelikan untuk komunitas bawah tanah saja, perdagangan ilegal.

Danao,  sebuah kota kecil di Filipina kira-kira satu jam naik mobil di sebelah utara pulau Cebu merupakan tempat pabrik pembuatan senjata api gelap.

Seorang pembuat senjata api dengan nama Alex, 37, bekerja di atas meja ukuran 1,5 meter x 60 cm. Bersama dua pekerja lainnya mereka membuat senjata api. Logamnya dari barang-barang besi yang sudah hancur rusak, buangan, lalu diolah lagi dilumerkan dengan panas ribuan derajat lalu dicetak bentuk pistol dan bentuk senjata api lain. Pistol kaliber 45 otomatis.

Pistol atau senjata api lain buatan Amerika juga dengan mudah dipalsukannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Harga satu pistol hanya 20.000 Yen (Rp2,4 juta) sedangkan senjata api mesin dijual dengan harga 40.000 Yen

Pekerjaan tersebut tampaknya dilakukan Alex turun temurun sejak kakeknya dulu.

Informasi lengkap Yakuza silakan akses www.yakuza.in

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas