Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Narkoba Berusia 1.000 Tahun Ditemukan Arkeolog dari Gua di Amerika Selatan

Tim arkeolog internasional menemukan Narkoba berusia ribuan tahun di satu goa yang berada di Amerika Selatan.

Narkoba Berusia 1.000 Tahun Ditemukan Arkeolog dari Gua di Amerika Selatan
Juan Albarracin-Jordan and José Capriles, Penn State via London Evening Standard via kompas.com)
Di dalam kantong itu, terdapat narkoba jenis kokain yang berusia 1.000 tahun, dan ditemukan di goa kawasan Amerika Selatan.(Juan Albarracin-Jordan and José Capriles, Penn State via London Evening Standard) 

TRIBUNNEWS.COM, SUCRE - Narkoba berusia ribuan tahun ditemukan di satu gua yang berada di Amerika Selatan.

Narkoba kuno tersebut ditemukan tim arkeolog internasional ketika sedang melakukan penelitian di gua tempat penemuan.

Tim peneliti internasional tersebut sedang melakukan pencarian jejak permukiman purba di Bolivia ketika mereka sampai di sebuah situs yang ternyata menyimpan sejumlah artefak menarik.

Baca: Elza Syarief: Uang Tak Sebanding dengan Nyawa Petugas KPPS yang Meninggal

Dilansir London Evening Standard, Rabu (8/5/2019), artefak yang ditemukan di antaranya tas yang terbuat dari tiga moncong rubah, kemudian pipa yang digunakan untuk merokok.

Lalu sejumlah zat psikotropika termasuk di antaranya kokain dan kemungkinan jamur ajaib.

Jose Capriles dari Universitas Penn State menyatakan penemuan zat psikotropika itu merupakan yang terbesar dari satu situs penggalian di Amerika Selatan.

Capriles menjelaskan, mereka sudah mengetahui kalau psikotropika berperan penting dalam kegiatan spiritual dan keagamaan di masyarakat Andes kuno.

Baca: Respons Prabowo, Jusuf Kalla, dan Sandiaga Terkait Kasus Bachtiar Nasir, Begini Penjelasan Polri

"Namun, kami sama sekali tidak mengetahui orang-orang ini bisa menggunakan berbagai senyawa. Bahkan mungkin menggabungkannya," ulas asisten profesor Antropologi itu.

Berdasarkan pemeriksaan radiokarbon, diketahui item itu berusia 1.000 tahun.

Sampel di dalam tas menunjukkan kokain, jejak DMT atau dimetiltriptamin, serta substansi psikedelik seperti jamur.

Capriles mengatakan shaman merupakan ritual yang menggunakan tanaman untuk digunakan dalam kegiatan spiritual.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas