Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sejuta Warga Tiongkok Tinggal di Gorong-gorong Bawah Tanah di Antara Megahnya Beijing

Beijing adalah ibukota Tiongkok, di mana kota ini adalah pusat dari salah satu negara terkuat di dunia.

Sejuta Warga Tiongkok Tinggal di Gorong-gorong Bawah Tanah di Antara Megahnya Beijing
South China Morning Post
Tang bersama putrinya memilih tinggal di ruang bawah tanah selama lebih dari 10 tahun. 

TRIBUNJOGJA.COM - Beijing adalah ibukota Tiongkok, di mana kota ini adalah pusat dari salah satu negara terkuat di dunia.

Kehidupan modern dan gemerlap sudah tentu menjadi pemandangan utama dari kota ini. Namun di balik itu semua, ada kehidupan memilukan di dalamnya.

Dunia tanpa matahari atau udara segar di bawah ibukota Tiongkok, orang-orang yang bangun tanpa jendela.

Kemudian mereka menaiki tangga beton untuk berjalan kaki, melihat matahari, dan mengubah diri mereka dari penduduk kota yang paling membenci perumahan.

Orang-orang ini adalah suku tikus atau shuzu, mereka adalah sekelompok orang terpinggirkan yang tidak memilki izin tinggal di kota tersebut.

Alhasil, mereka hidup di gorong-gorong bawah tanah dan lebih dari 1 juta komunitas suku tikus hidup di dalamnya.

Semuanya juga ilegal, karena pemerintah telah menetapkan bahwa ruang bawah tanah atau bungker untuk serangan udara tidak boleh disewakan.

Tetapi karena banyak dari mereka dan tentunya itu adalah pasar yang besar untuk diperdagangkan, pemerintah pura-pura tutup mata dengan hal itu.

Sebagian besar penghuninya adalah pendatang muda, berharap bisa hidup di kota terpenting di Tiongkok bukan hanya pusat politik, tetapi juga seni, bisnis, dan gaya hidup alternatif.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sugiyarto
Sumber: Grid.ID
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas