WHO Percaya Tiongkok Dapat Atasi Virus Corona, Belum Rekomendasikan Evakuasi WNA dari Wuhan
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan WHO yakin akan kemampuan Tiongkok dalam pencegahan dan pengendalian wabah virus corona.
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Ayu Miftakhul Husna
TRIBUNNEWS.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengapresiasi langkah pemerintah China dalam menangani virus corona.
Seperti dimuat di situs SCMP, dilaporkan ada sebanyak 4543 kasus dan 106 orang meninggal dunia disebabkan oleh virus corona hingga Selasa (28/1/2020) pukul 15.30 WIB.
Konidisi yang dialami oleh China terutama di kota Wuhan, membuat dunia Internasional termasuk Organisasi Kesehatan Dunia WHO menaruh perhatian terhadap wabah virus corona ini.
Petinggi WHO telah berkunjung ke China dan bertemu dengan Anggota Dewan Negara Tiongkok dan Menteri Luar Negeri, Wang Yi Tiongkok di Beijing.
Dari pertemuan tersebut, WHO telah membuat pernyataan mengenai virus corona di Wuhan ini.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan WHO yakin akan kemampuan Tiongkok dalam pencegahan dan pengendalian wabah virus corona.
Dilansir situs kantor berita Xinhua, ia meminta masyarakat internasional untuk tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan.
Lebih lanjut, ia menyatakan WHO belum merekomendasikan evakuasi para warga negara asing dari Wuhan.
Tedros mengatakan, WHO dan masyarakat internasional sangat memuji langkah-langkah tegas yang telah diambil pemerintah Tiongkok.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Tiongkok mengatakan China akan terus bekerja sama dengan WHO dan masyarakat internasional secara transparan.
"Dengan kepemimpinan yang kuat dari kawan [Presiden] Xi Jinping dan keuntungan dari sistem sosialis, serta pengalaman dari Sars, kami lebih tegas dalam menangani epidemi ini dengan tindakan yang lebih kuat dan lebih cepat," kata Wang, dikutip dari SCMP.
"Kami benar-benar yakin bahwa kami memiliki kemampuan dan sumber daya untuk mengalahkan epidemi ini," terangnya.
Dana untuk Atasi Virus Corona
Diberitakan Xinhua, Departemen Keuangan China meneybut pemerintah mengalokasikan total 11,21 miliar yuan (sekitar Rp 22,2 miliar) untuk mengekang penyebaran virus coronavirus baru (2019-nCoV),
Dana yang dialokasikan terutama digunakan untuk perawatan medis dan pengadaan peralatan medis dan bahan pengendalian virus Corona.
China akan meningkatkan upaya untuk memastikan dukungan pendanaan yang memadai untuk pencegahan dan pengendalian wabah virus tersebut.
Saat ini pihak China sedang membangun dua rumah sakit untuk menangani virus corona.