Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Krisis Baru Amerika Serikat, Sejumlah Petugas Polisi Mengundurkan Diri Setelah Kematian George Floyd

Di Buffalo, New York, hampir 60 petugas mengundurkan diri dari tim tanggap darurat pasukan

Krisis Baru Amerika Serikat, Sejumlah Petugas Polisi Mengundurkan Diri Setelah Kematian George Floyd
USA TODAY NETWORK
Polisi Detroit terlihat memakai perlengkapan lengkap anti huru-hara di Randolph and Congress, untuk mengendalikan amuk massa yang memprotes kematian George Floyd. Foto diambil pada Jumat (29/5/2020). 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejak kematian George Floyd tiga minggu lalu, peran sistem peradilan pidana Amerika telah terlempar ke garis depan percakapan nasional dengan ribuan menyerukan perubahan besar dalam sistem kepolisian negara .

Para pengunjuk rasa telah meminta para pemimpin komunitas mereka untuk meminta pertanggungjawaban petugas dan ‘menggunduli’ departemen kepolisian, dengan harapan dana tersebut dapat dialihkan ke program lain.

Dan banyak pemimpin lokal telah merespons , menandatangani perintah yang mengubah cara departemen beroperasi, menjanjikan reformasi lebih lanjut dan bertindak cepat atas insiden kebrutalan polisi yang muncul dalam beberapa pekan terakhir.

Tetapi ketika kemarahan meledak di beberapa bagian negara itu, beberapa departemen kepolisian Amerika Serikat menghadapi krisis mereka sendiri dan beberapa perwira kini memilih untuk pergi.

Minneapolis

Di Minneapolis, setidaknya tujuh petugas kepolisian mengundurkan diri dari departemen kepolisian Minneapolis sejak protes yang dipicu oleh kematian George Floyd pada akhir Mei lalu telah membanjiri jalan-jalan di kota.

Dilansir oleh CNN, setidaknya lebih dari setengah lusin petugas juga dalam proses untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Jumlah petugas yang tidak lagi berada di departemen tidak termasuk empat orang yang terlibat dalam kematian Floyd dan dipecat, menurut Casper Hill, juru bicara kota,

"Tidak ada yang membuat kami percaya bahwa pada titik ini jumlahnya sangat besar sehingga akan menjadi masalah," kata juru bicara kepolisian John Elder kepada Minneapolis Star Tribune.

 "Orang-orang berusaha untuk meninggalkan pekerjaan karena berbagai alasan - MPD tidak terkecuali," kata Elder.

Baca: Unjuk Rasa George Floyd, 5 Patung Tokoh Dunia Dirusak Massa, dari Columbus hingga Winston Churchill

Baca: Tanggalkan Atributnya, Sheriff Ini Bergabung dalam Demo Kematian George Floyd: Ayo Berjalan Bersama!

Anggota departemen mengutuk tindakan mantan perwira Minneapolis Derek Chauvin yang menekan lututnya di leher Floyd selama hampir sembilan menit, dalam sebuah surat terbuka minggu lalu.

BACA SELENGKAPNYA --->

Ikuti kami di
Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: haerahr
Sumber: TribunnewsWiki
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas